Jadi Perantara Narkoba, Dua Pemuda Masuk Penjara

Lumajang, Motim - Tertangkap tangan saat melakukan pemufakatan jahat membeli, menerima, menyerahkan, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika jenis sabu, dua pemuda ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang.
Kedua perantara narkoba saat diamankan (cho)
Dua pemuda itu adalah Alda Faqih Akbar bin Abdul Bahar (18), warga Dusun Lembenah Desa Ledok Tempuro Kecamatan Randuagung dan Agung Wahyudi bin Sanan (20), warga Dusun Glebek Desa Ranuwurung Kecamatan yang sama.

Barang bukti yang diamankan dari keduanya berupa 1 plastik klip berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu seberat 0,20 gram, 2 buah Handphone 1 merk Oppo dan 1HP merk Samsung.

"Pemuda itu ditangkap didepan rumah Alda Faqih Akbar pada Selasa(18/6) sekira pukul 00.05 Wib," kata Kasat Resnarkoba AKP Prio Purwandito.

Kasus ini kata Kasat Resnarkoba masih dalam pengembangan untuk membongkar dari siapa barang haram itu dibeli dan siapa pula pemasok Narkoba selama ini.

Alda Faqih Akbar dan Agung Wahyudi dijerat pasal 114 sub112 jo 127 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dipidana hukuman penjara paling sedikit 4 Tahun lamanya.

"Keduanya sudah ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Lumajang," tegasnya.(cho)