Kapolres Terus Berupaya Hilangkan Stigma Lumajang Kota Begal

Kapolres Lumajang. (*)
Lumajang, Motim - Sejak kedatangannya ke Lumajang, Kapolres AKBP. M. Arsal Sahban berupaya membuat tanah tempatnya bertugas ini aman. Bahkan salahsatunya, dari rawannya ancaman dari kawanan begal. Ia juga ingin menghilangkan stigma Lumajang kota begal.

Ia menyebut, sebelum tiba di Lumajang untuk menjalankan tugas, Ia lebih dulu mengumpulkan informasi tentang Lumajang. Ada sejumlah permsalahan besar memang yang dihadapi Lumajang.

“Salahsatunya tentang begal itu, banyak yang mengenal Lumajang sebagai kota begal. Ini tentu mengerikan,” ujarnya.

Dengan sigap dirinya pun, melakukan pemetaan dan melakukan sejumlah langkah untuk meredam aksi bengis para begal. Salahsatu langkah besar kapolres adalah dengan membentuk Tim Cobra.

“Kita harus membuat branding, agar langkah kita cepat dikenal masyarakat. Kami buatlah tim dengan nama Tim Cobra,” katanya saat menghadi silaturahmi dan halal bi halal di Radio Semeru, Sabtu (22/6).

Benar saja, keberadaan tim ini, nampaknya dengan cepat diterima dan dikenal oleh masyarakat. Berkat aksi-aksi yang dilakukan oleh kapolres untuk meredam angka kriminalitas di Lumajang. Bukan hanya begal, namun kejahatan jalanan lainnya seperti maling sapi.

Kini nama Tim Cobra bisa dikatakan sudah bergaung secara luas, bukan hanya dikenal oleh masyarakat Lumajang saja. Tapi luar daerah banyak yang mengetahuinya, lantaran menjadi banyak sorotan media mainstream dan sosial.

“Doakan kami agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Membrantas kriminalitas di Lumajang,” ujarnya. (fit)