Libur Lebaran Usai, Pelayanan Harus Kembali Maksimal

Halal Bihalal di Pemkab Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Libur lebaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tekah usai. Saatnya para ASN menyisingkan lengan baju. Kembali bekerja secara normal. Pelayanan kepada masyarakat pun juga sudah harus kembali maksimal.

"Pagi ini kita memulai lagi untuk melayani masyarakat sebagai mana tanggung jawab dan fungsi masing-masing," ujar Bupati Thoriqul Haq kepada ASN saat halal bihalal di Pemkab Lumajang, di hari pertama kerja usai libur, Senin (10/6) pagi.

Bupati berpesan, para ASN harus kembali bekerja melayani masyarakat dengan baik seperti sediakala. Ia mengajak swluruh ASN di lingkup Pemkab Lumajang untuk bersama bekerja keras, melayani masyarakat dengan baik.

Bupati meminta, untuk terus bekerja keras melayani masyarakat sesuai dengan target untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Lumajang. Thoriq juga mengucapkan terima kasih kepada para ASN yang telah berinovasi untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah berinovasi melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang maupun pribadi, meminta maaf kepada seluruh ASN dan seluruh masyarakat Lumajang.

Bicara ketertiban para ASN, nampaknya mayoritas mematuhi aturan yang berlaku. Pasalnya hanya sedikit saja pegawai yang tidak masuk. Karena di hari pertama kerja, tingkat kehadiran ASN mencapai 99,7 persen.

“Hanya beberapa yang tidak hadir itu memang tidak bisa hadir, misalnya karena cuti melahirkan atau sakit,” ungkap bupati.

Kehadiran dan kedisiplinan ASN tersebut diapresiasi oleh Thoriq. Karena hal itu merupakan kewajiban dari ASN untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Artinya kita memiliki pegawai, staf yang disiplin yang sudah mengikuti arus perubahan yang kita canangkan sejak awal,” tegasnya.

Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, Abdullah Wasian menjelaskan ASN di Lumajang berjumlah 7.594 orang, yang tidak hadir hanya 29 orang.

Dari hasil pemantauan di masing–masing OPD, Wasian menegaskan bahwa untuk ASN yang tidak hadir karena beberapa alasan. Seperti tugas belajar, cuti alasan penting, cuti bersalin, cuti sakit dan cuti diluar tanggungan negara. (fit)