Mantan Mucikari asal Madura Tipu ‘Tuhan’ di Lumajang

Lumajang, Motim - Mantan mucikari asal Dusun Gunung Ele, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura, yang sudah bertahun-tahun tinggal di Sampit Kalimantan menipu Tuhan, warga Desa Kecamatan Pasirian.
Retno diamankan Tim Cobra
Retno diamankan Tim Cobra
Akibat kelakuannya itu, Retno diamankan unit Reskrim Polsek Pasirian diback up Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang. Awal bertemu Tuhan, Retno mengaku Bos Tambang Batu Bara di Kalimantan. Tak hanya itu, dia juga mengaku memiliki beberapa hotel.

“Siapa yang gak percaya, Saya diajak kemana dia suka, pakai uang dia sendiri. Makan minum rokok dan lainnya, dia yang bayar,” tutur Tuhan.

Saat berada di warung, semua orang yang makan minum juga dibayarin oleh Retno. Melihat cara dia, dirinya semakin percaya jika Retno seorang Bos tambang Batu Bara. Apalagi kala itu Retno akan menikahi Tuhan dan berjanji akan memberikan sebesar 5 miliar.

“Retno ngajak nikah juga akan memberikan uang dengan jumlah besar,” katanya.

Retno kata Tuhan sering menelpon seseorang menggunakan HP miliknya dalam percakapannya hendak mencairkan uang dalam jumlah besar. Dirinya sempat diajak ke salah satu bank, di sana Retno menemui petugas bank dan menyampaikan dirinya hendak mentransfer uang dalam jumlah besar. Namun pihak bank mengatakan tidak bisa.

“Rupanya itu akal bulus Retno, mungkin dia ingin meyakinkan Aku bahwa uang yang dia janjikan benar-benar akan dicairkan”, ujarnya.

Dirinya mulai curiga setelah Retno pinjam HP miliknya dalam kondisi mati. Namun, begitu HP diambil Retno dia langsung menelpon rekannya yang akan mencairkan uang 15 miliar.

“Melihat Retno tidak beres, Saya menghubungi Pak RT RW juga Pak Kampung langsung mengamankan Retno lalu diserahkan ke Polsek Pasirian,” jelas Tuhan.

Kapolres Lumajang, AKBP DR. Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM mengatakan, pelaku ini pernah dipenjara selama 10 bulan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dengan perbuatan yang sama.

Pelaku tidak kapok, di wilayah Kabupaten Probolinggo, pelaku juga melakukan aksi tipu dan korbannya kehilangan uang tunai sebesar 15 juta belum termasuk gelang emas seberat 12 gram.

Pelaku juga beraksi di wilayah Jenggawah Kabupaten Jember. Karena yang menjadi sasarannya tidak memiliki uang, pelaku gagal melancarkan aksi jahatnya, kemudian bergeser ke Lumajang dan berhasil menipu Tuhan.

“Sekarang Retno mendekam di sel tahanan Polres Lumajang dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dipidana hukuman penjara 4 tahun. Dan terus kami kembangkan,” tegasnya.(cho)