Meski Suhu Ekstrim, Jumlah Pendaki Semeru Tetap Tinggi

Lumajang, Motim - Meski suhu ekstrim melanda kawasan Semeru akhir-akhir ini, nampaknya tidak mengurangi antusiasme pera pendaki. Jumlah pendaki dari berbagai daerah tetap banyak berdatangan, untuk menikmati jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.
Pendakian Semeru
Pendakian Semeru
Seperti diketahui, suhu sangat dingin menyelimuti kawasan Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro. Bahkan suhu mencapai 5 derajat celsius. Suhu dingin ini juga sampai menciptakan fenoman embun es di tanaman yang ada di sana.

Data dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), pendaftaran pendakian secara online sudah penuh hingga akhir bulan. Kuota pendaki setiap hari dibatasi 600 orang. Banyak yang sudah mendaftar melalui online jauh-jauh hari.

Sejauh ini tidak ada laporan adanya pendaki yang terjangkit hipotermia. Untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ektrim ini pun, petugas bekerjasama dengan rumah sakit di Lumajang, agar menyiagakan tim dokter untuk mengecek kondisi kesehatan para pendaki.

“Akhir bulan ini sudah full booking untuk pendakian. Dan cuaca itu dianggap biasa aja, justru tidak menyurutkan animo pendaki untuk naik ke atas,” kata Kepala Seksi III TNBTS, Bidin Lintang Anggraeni.

Selain dicek kesehatannya, sebelum melakukan pendakian, para pendaki juga diberi arahan dulu oleh petugas. Agar selama melakukan pendakian hingga turun bisa menjaga kondisi dan keselamatannya dengan baik.

“Sebagai persiapan dingin pasti mereka tahu dan dibreafing juga. Kita lihat peralatannya juga, jadi tidak hanya bayar terus naik ke atas. Tapi kita teliti betul apa yang mereka bawa, terus kita juga cek termasuk sampahnya,” pungkasnya. (fit)