Padat Karya Dimaksimalkan untuk Entaskan Pengangguran

Lumajang, Motim - Program Padat Karya terus direalisasikan di sejumlah desa di Lumajang. Kegiatan ini dimaksimalkan guna mengentaskan para pengangguran yang ada. Padat Karya yang akan berjalan adalah di Desa Sumberanyar, Kecamatan Rowokangkung.
Sosialisasi Program Padat Karya
Sosialisasi Program Padat Karya
Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan, selain program pembangunan fisik, progam ini memang bertujuan sebagai program pemberdayaan masyarakat. Yakni dengan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat desa atau wilayah setempat.

“Dalam padat karya ini, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dalam sekali bekerja, untuk per harinya mendapatkan upah sebesar Rp 60 ribu,” katanya saat membuka Sosialisasi Padat Karya di Balai Desa Sumberanyar beberapa waktu lalu.

Melalui program ini, Ia berharap agar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan, serta memelihara hasil pembangunan di desanya. “Saya harap program pembangunan melalui padat karya ini dapat menumbuhkan rasa memiliki pada masyarakat terhadap desanya,” ujarnya.

Program Padat Karya ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) di Lumajang. “Di sisi lain, Pemerintah itu melarang untuk merokok. Namun di sisi lain, rokok itu juga menghasilkan cukai yang cukup besar bagi pendapatan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberanyar, Ahmad Husaini berharap agar program padat karya dapat segera terealisasi. Sehingga dapat meningkatkan atau memperbaiki perekonomian masyarakat untuk lebih baik. (fit)