Pasar Klojen ‘Disulap’ jadi Pasar Ber-SNI Tahun Ini

Kondisi Pasar Klojen terkini. (fit) 
Lumajang, Motim - Pasar Klojen yang merupakan pasar kecil di kawasan kota akan segera direvitalisasi tahun ini. Pasar itu akan dijadikan pasar dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Dan akan menjadi pasar pertama di Lumajang yang ber-SNI.

Dengan anggaran Rp 3 miliar lebih, wajah pasar di Kelurahan Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang itu tentu akan banyak berubah. Akan ada penataan baru dan lebih banyak fasilitas tambahan untuk memenuhi persyaratan SNI.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan Lumajang, Yudi Prasetyo menyampaikan, ada tuntutan dari Kementerian Perdagangan agar tiap daerah memiliki pasar yang ber-SNI.

Pasar Klojen dipilih menjadi proyeksi pertama, karena melihat berbagai pertimbangan. Diantaranya karena dana di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lumajang yang terbatas.

“Anggaran kita kecil, sementara yang kita tangani itu pasar-pasar kecil agar jadi ber-SNI. Kalau pasar besar kita kesulitan,” jelasnya pada Memo Timur.

Memang menurut dia, anggaran yang dipersiapkan begitu besar. Lantaran banyaknya fasilitas tambahan nantinya. “Persyaratannya banyak. Diantaranya harus ada ruang pendingin, ruang laktasi (menyusui), MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus),” terangnya.

Yudi menambahkan, selain Pasar Klojen, nantinya ada pasar kecil lainnya yang akan diubah juga jadi pasar ber-SNI. “Tahun ini Pasar Klojen dulu, selanjutnya ada Pasar Sukodono, Pasar Randuagung,” tambahnya.

Sementara untuk pasar besar, fungsinya akan lebih dimaksimalkan menjadi pasar induk. Seperti Pasar Baru, Pasar Klakah, Pasar Tempeh, dan Pasar Randuagung. “Nanti penataannya buat semaksimal mungkin untuk pedagang dan pembeli,” pungkasnya. (fit)