Pengumpulan Zakat Tembus Rp 531 Juta di Baznas selama Ramadan

Baznas Lumajang. (*)
Lumajang, Motim - Selama ramadan tahun ini, zakat infaq sodakoh (ZIS) yang terkumpul di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang menembus angka yang luar biasa. Baznas mencatat, total ada Rp 531.794.078 yang terkumpul.

Dari jumlah itu, Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi merincikan, penerimaan terbesar dari zakat maal sebesar Rp 475.612.477. Kemudian zakat fitrah sebesar Rp 1.306.000. Infaq tadak terikat Rp 30.583.550.

Ditambah lagi dari infaq terikat termasuk Program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) sebanyak Rp 20.950.000. Sisanya merupakan dari bagi hasil senilai Rp 3.342.051. “Untuk OASE, ada 40 orang yang ikut berpartisipasi yang kemudian diberikan kepada 59 anak yatim,” ucapnya.

Bahkan, Atok menyebut ada seseorang yang membayarkan zakat profesinya sebesar Rp 75 juta. Sehingga pundi-pundi zakat yang diterima lebih besar “Total zakat selama ramadan ini, lebih besar dari ramadan tahun sebelumnya,” ucapnya pada Memo Timur, Kamis (13/6).

Dibandingkan dengan tahun 2018, di momen yang sama, selama ramadan terkumpul Rp 470.725.800. Artinya ada peningkatan yang lumayan besar yang didapat. Yakni sebesar Rp 61.068.278.

Zakat yang terkumpul ini sudah dibagikan kepada kaum duafa jelang lebaran. Ditambah dengan zakat yang sebelumnya terkumpul sebelum ramadan. Total Rp 1 miliar lebih yang dibagikan kepada 10 ribu orang.

Peningkatan jumlah zakat tidak lepas dari kesadaran masyarakat untuk menyisihka harta yang dimiliki kepada yang berhak menerima. Baznas pun berharap, nominal zakat yang terkumpul juga terus meningkat, dari tahun ke tahun. (fit)