Peternak di Blukon Dapat Pembinaan dari Baznas

Kandang Komunal Kampung Berkah Desa Blukon. (*) 
Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang terus mengoptimalkan pengumpulan zakat. Salahsatunya melalui Program Zakat Community Development (ZCD). Sebuah program untuk pemberdayaan komunitas dan desa.

Saat ini yang telah mendapatkan manfaatnya adalah peternak di Desa Blukon Kecamatan Lumajang. Di sana, dengan tajuk Kampung Berkah, fokus untuk penggemukan kambing. Sudah ada peternak yang tergabung dengan jumlah ratusan ekor kambing.

"Untuk tahap awal ini ada 15 Peternak yang telah bergabung yang mengelola 157 ekor kambing domba dalam satu kandang Komunal," ujar H. Andry selaku koordinator pelaksana program ini.

Ia menambahkan, masing-masing peternak bertanggungjawab terhadap 10 ekor kambing. Nantinya saat menketai Hari Raya Idul Adha sudah bisa dipanen. “Insya Allah hari raya idul adha sudah bisa kita panen untuk kebutuhan hewan kurban," pungkasnya.

Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanuni menyampaikan, dipilih Desa Blukon karena di desa tersebut sudah ada daya dukung sarana prasarananya. Serta sambutan masyarakat yang positif dalam menangkap program ini.

H. Atok menjelaskan ZCD adalah salahsatu program unggulan. “Dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para buruh tani dan peternak,” ucapnya pada Memo Timur, Rabu (26/6).

Melalui ZCD, pemberdayaan yang dilakukan pada komunitas dan desa dengan mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan. “Kontribusi sumber dayanya dari zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya,” ujar dia.

Ia mnejelaskan, ada 5 tujuan utama yang ingin dicapai dalam program ini. Pertama, membangun masyarakat yang berakhlaqul karimah. Kedua, menguatkan kelembagaan masyarakat yang tangguh dan mandiri. Ketiga, meningkatkan angka partisipasi wajib belajar.

“Keempat, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan derajat kesehatan dengan membangun pola hidup yang sehat dan bersih. Terakhir, untuk eningkatkan pendapatan dengan membangun sistem mata pencaharian masyarakat yang berkelanjutan,” pungkasnya. (fit)