PKL di Seputaran Alun-Alun kembali Ditertibkan

Satpol PP menertibkan PKL di Alun-alun. (*)
Lumajang, Motim - Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengais rezeki di seputaran Alun-Alun Lumajang kembali ditertibkan. Sebelumnya, selama ramadan dan lebaran, mereka diizinkan berjualan di sana oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah melakukan operasi di sana. Sebelum operasi dilakukan, mereka sebelumnya sudah diperingatkan lebih dulu, agar tidak lagi berjualan di kawasan tersebut.

Dalam operasi yang dilakukan itu, akhirnya petugas mengangkut sejumlah gerobak milik pedagang yang masih berjualan di sana. “Ada empat gerobak yang kami angkut, kita bawa ke kantor,” ucap Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni pada Memo Timur, Minggu (16/6).

Dalam operasi itu memang banyak PKL yang melanggar. Namun ketika perugas datang, yang lainnya kalang kabut. Secepatnya membereskan gerobak dan barang dagangannya. Kemudian kabur, takut ikut diangkut.

“Ketika melihat ada gerobak milik temannya yang diangkut, akhirnya yang lainnya kabur dulu,” ujarnya.

Pemilik gerobak yang diamankan petugas itu juga dibawa ke kantor Satpol PP. Di sana mereka mendapatkan pembinaan. Jika ingin membawa pulang gerobak atau barang-barangnya, harus menyertakan surat keterangan dari desa/kelurahan.

Basuni menambahkan, setelah Hari Raya Idul Fitri, memang kawasan tersebut sudah harus kembali steril dari PKL. Mereka sudah harus kembali berjualan di tempat-tempat yang diperbolehkan.

Untuk memastikan, PKL tak lagi berjulan di tempat yang dilarang, petugas melakukan patroli setiap harinya. “Selain Alun-alun, ada kawasan yang lainnya juga dilarang. Kita operasi setiap hari,” pungkas Basuni. (fit)