Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pria di Atas Pagupon

Percobaan bunuh diri. (*)
Lumajang, Motim - Berkat kesigapan petugas Polsek Tekung, pria muda yang melakukan percobaan bunuh diri berhasil digagalkan. Gofur, warga Dusun Darungan Desa Wonosari Kecamatan Tekung itu sudah sudah naik ke atas pagupon atau rumah merpati.

Percobaan bunuh diri pria berusia 27 tahun itu dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (27/6) siang. Ia nekat naik ke atas pagupon setinggi 7 meter itu. Kemudian tali tampar diikatkan pada lehernya dan dikaitkan pada salahsatu bagian pagupon tersebut.

Kapolsek Tekung AKP Totok Sudarsono, S.Sos, M.Sc menceritakan, mendapat laporan terkait ini, pihaknya mengerahkan 3 petugas ke lokasi. Petugas langsung berupaya melakukan negoisasi dengan Gofur, agar mengurungkan niatnya.

“Ia minta anak kandungnya dihadirkan, setelah anaknya datang lalu dia mau diajak turun dari rumah merpati itu,” ucapnya.

Sampai di rumahnya, justru dirinya mengamuk dan membabi buta. Ia juga memukul warga yang ada di sekitarnya. Ia mengamuk, karena anaknya tidak langsung diserahkan padanya. Alasan petugas, demi keamanan anak itu sendiri.

“Lalu petugas mengambil tindakan dengan cara mengikatnya dan dibawa ke Polsek untuk diamankan 1X24 jam,” jelasnya.

Gofur sendiri diketahui sedikit tergoncang jiwanya karena mengalami permasalahan dengan istrinya. Istri dan anaknya meninggalkannya dan tinggal di rumah orangtua istrinya di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir.

“Percobaan bunuh diri tersebut di latarbelangi masalah keluarga yaitu masalahan perselingkuhan Gofur dan sudah ramai di perbincangan orang di sekitar dusun tersebut. Sehingga istrinya malu dan meninggalkan rumah itu,” kata Kapolsek Tekung.

Namun ternyata, sebelumnya Ia juga pernah melakukan aksi yang sama. “Dari keterangan pihak keluarga, Gofur juga pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya. Saat itu Ia menyayat tangan kirinya,” pungkasnya. (cho/fit)