Salah Sasaran, Hola Tewas Dibacok di Kegelapan Jalan Sombo

Jenazah korban. (cho)
Lumajang, Motim - Tragedi berdarah kembali terjadi pada selasa malam (11/6) di jalan desa Dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Korban tewas dengan luka bacok parah adalah Muhammad Hola (34) Warga Dusun Argomulyo Desa Sombo Kecamatan Gucialit.

Dari data yang diperoleh Memo Timur di lapangan menyebutkan, sebelum kasus berdarah terjadi korban Hola bersama saksi Kolik sedang berada di jalan desa yang sepi. Tidak ada penerangan lampu jalan untuk mencari mencari sepatu anak dari saudara Kolik yang terjatuh di jalan desa itu.

Namun secara tiba-tiba datang pelaku dan langsung mengayunkan celurit yang ditujukan kepada korban, hingga tewas bersimbah darah.

Menurut Kapolsek Gucialit IPTU Rudi Isyanto didampingi Kanit Reskrim AIPTU Agus Sugiharto SH, pelaku ingin menghapuskan hutangnya sebesar 250 juta dan mengambil kembali istrinya yang digadaikan kepada target korban.

Namun korban salah sasaran yang dibunuh malah orang lain bukan saudara No yang menjadi target pelaku.

Saat ini Tersangka Hori bin Suwari (43) warga Dusun Gambang Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso langsung diamkan oleh Tim Cobra Polres Lumajang. "Pelaku sudah diamankan mas," ungkap Agus.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan Barang Bukti (BB) sebilah Sajam jenis celurit yang terdapat noda darah, yang disita dari kades Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, kemudian kemeja kaos warga merah dengan noda darah yang dipakai korban. Kemudian sarung dan celana yang dipakai korban.

Agus menambahkan, tewasnya korban diduga kuat karena gagal nafas, pasalnya paru-paru sebelah kanan korban mengalami luka parah dan menganga, "Keterangan dokter karena gagal bernafas mas," imbuhnya.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dipidana hukuman penjara 20 tahun. "Kasus ini sudah diambil Sat Reskrim Polres Lumajang. Pelaku juga sudah ditahan di sel tahanan Polres Lumajang," pungkasnya. (cho)