Terlibat Pencurian Kayu Perhutani, 2 Teman ‘Siapa’ masih Buron

Siapa saat ditangkap petugas. (cho) 
Lumajang, Motim - Siapa (34), warga Dusun Krajan II, Desa Bagu, Kecamatan Pasirian, ditangkap tim Cobra Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang, karena terlibat aksi pencurian kayu di kawasan perum Perhutani Desa Bagu pada Jum'at (28/9) 2018 yang lalu.

Setiap menjalankan aksinya, Siapa dibantu oleh 4 orang temannya bernama Busiri (35), Muhamad Andri (24), CD dan MD ke empat pelaku ini juga warga Desa Bagu Kecamatan Pasirian.

Namun, dari ke empat temannya Siapa itu dua diantaranya berhasil ditangkap lebih dulu oleh Tim Cobra itupun dilumpuhkan dengan timah panas. Busiri dan Muhamad Andri ditangkap Tim Cobra karena terlibat kasus pencurian sapi di beberapa tempat.

Sedang CD dan MD yang juga terlibat dalam aksi pencurian sapi berhasil kabur dari kepungan Tim Cobra dan kini tetap menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Busiri dan Muhamad Andri sudah menjalani proses hukum Mas ," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa komplotan Siapa ini telah melakukan aksi pencurian kayu di kawasan perum Perhutani sebanyak tiga kali, pertama pada 15 januari 2018 Siapa bersama komplotannya melakukan pencurian kayu jati di hutan jati petak 20B Tahun 1984 blok pantai Bambang. Dari kasus ini diamankan 14 gelondong kayu jati.

Kedua, pada 17 Januari Siapa bersama komplotannya juga melakukan perbuatan yang sama dilokasi yang sama. Dari kasus ini diamankan sebuah truck dan 15 gelondong kayu jati. Aksi pencurian kayu ketiga dilakukan pada 22 Oktober 2018.

"Ada 1 orang lagi terlibat dalam aksi pencurian kayu yang dilakukan komplotan Siapa ini, dia berinisial P juga warga Kecamatan Pasirian dan kini juga telah ditetapkan sebagai DPO,"ujarnya.

Siapa kata Kasat Reskrim juga terlibat dalam pencurian Hand Phone merk Oppo pada 8 Desember 2018 juga sama di wilayah Kecamatan Pasirian. Namun, dalam aksi ini Siapa bekerja bersama Kari dan J keduanya juga warga kecamatan Pasirian.

Pelaku bernama Kari sudah berhasil ditangkap oleh Tim Cobra dan saat ini menjalani proses hukum. J berhasil kabur sudah ditetapkan debagai DPO.

"Siapa juga terlibat dalam aksi perampokan sekarang masih didalami oleh Tim Cobra,"tegas Hasran kepada Memo Timur. (cho)