780 Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya KKN di Lumajang

Mahasiwa UIN Sunan Ampel tiba di Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Sebanyak 780 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lumajang. Mereka baru tiba di Lumajang, Selasa (16/7) di Pendopo Arya Wiraraja. Di sana mereka ditemui Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Rubaidi, M.Ag menegatakan, tahun peserta KKN transformatif II sebanyak 1780 mahasiswa. Kemudian 780 diantaranya ditempatkan di Lumajang. Selebihnya di Kabupaten Magetan dan Madiun.

Di Lumajang, mereka akan disebar di 17 desa yang berada di 4 Kecamatan. Yakni Kecamatan Pasirian, Tempeh, Candipuro, dan Pronojiwo. Mereka melaksanakan KKN selama satu bulan. Mulai 16 Juli hingga 15 Agustus 2019.

"Ini saatnya adik-adik untuk mendistribusikan dan mendedikasikan ilmu pengetahuan. Sekarang ini, secara teoritis akan dipraktekkan bersama-sama," jelasnya.

Setelah KKN, pihaknya juga siap untuk melanjutkan program pasca pelaksanaan KKN untuk membina 5 desa sebagai percontohan. "Misalnya dengan mengambil desa binaan, pilot project untuk 5 desa di Kabupaten Lumajang," tambahnya.

Thoriq yang merupakan alumni UIN Sunan Ampel Surabaya, mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa tersebut. Ia bergarap, melalui KKN itu, turut membantu pemerintah mempercepat pembangunan di Lumajang.

"Saya dengan hadirnya KKN ini, berharap banyak. Masyarakat harus didampingi oleh pemikiran baru untuk berkehidupan sosial yang lebih baik," ujarnya.

Sebelum, mahasiswa ini terjun langsung ke masyarakat Lumajang, Ia menjelaskan kondisi masyarakat yang akan ditempati KKN. Sehingga para mahasiswa memiliki gambaran umum tentang kondisi masyarakat. (*/fit)