Bangkai Paus Terdampar di Pantai Bambang

Bangkai paus di Pantai Bambang. (*) 
Lumajang, Motim - Fenomena yang tak biasa terjadi di Pantai Bambang, Kamis (11/7). Bangkai ikan paus ditemukan terdampar di bibir pantai yang terletak di Desa Bago Kecmatan Pasirian itu. Paus dengan panjang sekitar 10 meter ini sudah dalam kondisi membusuk.

Dari informasi yang dihimpun, bangkai paus itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang melintas di kawasan tersebut. Awalnya Ia curiga dengan bau busuk dan benda yang besar di pantai. Ketika didekati ternyata bangkai paus.

"Kita tidak tahu penyebab kematiannya. Karena baru tadi pagi ditemukan. Sepertinya ini sudah seminggu terdampar karena sudah mulai berbau busuk," kata Siyo, Kasun di Desa Bago.

Temuan bangkai paus yang terbawa ombak di tepi pantai ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pasirian. Mendapat informasi ini, petugas pun langsung terjun ke lokasi. Fenomena ini juga membuat banyak masyarakat penasaran dan melihat langsung ke sana.

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto SH menegaskan, bangkai ini pun kemudian di kubur di pantai tersebut. Penguburan bangkai itu dibantu Satgas Kemanan Desa dan warga setempat. “Dikubur supaya tidak menimbulkan bau busuk, karena ukurannya yang sangat besar,” ujarna.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban merespon fenomena ini, memperkirakan paus itu sudah mati beberapa hari yang lalu di lautan. “Bangkai yang terombang ambing dilautan tersebut terseret ombak hingga ke pesisir dan terdampar di Pantai Bambang,” ucapnya.

Kemudia Ia menghimbau agar tetap menjaga kelestarian laut, karena jika dilihat sebenarnya paus tersebut bisa tumbuh lebih besar lagi. Namun karena pencemaran di lautan mungkin penyebab kematian mamalia terbesar dilautan tersebut.

“Untuk kedepannya marilah kita jaga alam kita agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Kami juga tetap akan melakukan penyelidikan tentang sebab-sebab kematian ikan paus tersebut, apakah ada perburuan ikan paus oleh nelayan atau sebab lain seperti pencemaran di lautan,” pungksnya. (fit)