Bawa Kabur Motor Kenalannya, Residivis Dibekuk

Lumajang, Motim - Melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Sunik (31), warga Dusun Curah Putih, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, seorang residivis kambuhan yang diketahui bernama Sholehudin bin Sahari (38), warga Dusun Krajan, Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Jember, dibekuk petugas gabungan Polsek Jatiroto.
Pelaku tipu gelap
Pelaku tipu gelap
“Sepeda motor Honda Vario milik korban yang dibawa kabur pelaku berhasil disita dari pelaku. Sekarang pelaku berikut barang bukti (BB) sudah kami amankan di Polsek Jatiroto,” tutur Kapolsek Jatiroto, AKP Bambang Supeno, SH kepada Memo Timur, Selasa (2/7).

Aksi penipuan dan penggelapan terjadi bermula korban dengan pelaku kenal via telepon, dimana pelaku mengaku bernama Rudi Khoirul, warga Dusun Kotokan, Desa Jatiroto. “Keduanya berteman dan sering berkomunikasi,” ujarnya.

Pada Jum’at (31/5), sekira pukul 08.30 WIB, pelaku menelepon korban mengajak bertemu, korban pun mengiyakan lalu berangkat ke Jatiroto. Sekira pukul 10.00 WIB, pelaku bertemu korban dijembatan sebelah perempatan Jatiroto, lalu pelaku mengajak membeli minuman di toko Cahaya Timur yang terletak di Dusun Krajan Desa Jatiroto.

Usai membeli minuman, tiba-tiba pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan hendak menjemput ibunya. Tanpa menaruh curiga sedikitpun, korban terus menyerahkan kunci motornya, pelaku pun terus pergi.

Karena ditunggu hingga beberapa jam tak kunjung datang, apalagi HP milik pelaku ketika dihubungi juga tidak aktif, korban mulai curiga. Tak mau sepeda motornya hilang begitu saja, korban terus melaporkan nasib yang menimpanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Jatiroto.

Atas dasar laporan itu, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan terungkap bahwa Rudi Khoirul alamat Dusun Kotokan, Desa Jatiroto itu identitas palsu. Dari situlah pihaknya terus mendalami dan diketahui pelaku bernama Sholehudin.

Berkat kerja keras jajarannya, Sholehudin berhasil ditangkap di belakang rumahnya, saat berusaha melarikan diri. Barang Bukti sepeda motor korban diamankan dari orang ketiga. Perbuatan pelaku dijerat pasal 3782 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

“Pelaku mengaku kepepet untuk kebutuhan lebaran Idul Fitri kemarin itu Mas,” Jelas Kapolsek Jatiroto.(cho)