Birokrasi Dirombak Lagi, 5 Hari Waktu untuk Konsolidasi

Pelantikan dan pengukuhan pejabat. (fit) 
Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq kembali melakukan perombakan di tubuh birokrasi. Ia baru saja melantik dan mengukuhkan 131 pejabat, Kamis (4/7) di Pendopo Arya Wiraraja. Bupati pun ingin secepatnya mereka melakukan kosolidasi di tempat barunya. Maksimal 5 hari sudah beres. Setelah itu harus mulai bekerja secara maksimal.

Dari jumlah itu, 10 diantaranya adalah pimpinan tinggi pratama yang akan menduduki kursi jabatan baru. Dimana 8 pejabat merupakan hasil dari seleksi jabatan yang telah memakan waktu berbulan-bulan.

Mereka adalah Sunyoto (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah), Paimin (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga), Bambang Soekwanto (Kepala Dinas Pariwisaa dan Kebudayaan), Karna Suswandi (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang), Endah Mardiana (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman).

Kemudian Bayu Wibowo (Kepala Dinas Kesehatan), Dewi Susiyanti (Kepala Dinas Sosial), Hairil Diani (Kepala Dinas Perdagangan), Ahmad Taufik Hidayat (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), serta Basuni (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik).

Bupati menegaskan, setelah dilantik dan dikukuhkan, Ia memberikan waktu 3 sampai 5 hari untuk melakukan konsolidasi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Karena Ia ingin secepatnya, mereka bisa menyesuaikan diri di tempat barunya.

“Selanjutnya bekerja. Sata minta pada OPD untuk secepatnya melakukan langkah-langkah di internal untuk bekerja dengan cara ritme yang lebih bagus lagi. Dalam hal pelayanan pada masyarakat,” katanya.

Peningkatan pelayanan itu, kata Thoriq, dilakukan dengan cara mengubah sistematika kerja. Ritme kerja harus disamakan dan mengikuti Bupati Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperawati.

“Saya tidak ingin ada OPD yang masih gamang dalam bekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, tanpa hari tanpa kerja dari semuanya. “Pulang kantor malam hari, harus sudah terbiasa. Saya melaksanakan kerja yang tidak sekadarnya. Kerja lebih cepat lagi. Kami pun harus mengejar Lumajang berdaya saing, pelayanan lebih baik,” pungkasnya. (fit)