DPUTR Lumajang Ujicoba AMP, Bisa Hemat Rp 435 Juta

Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Lumajang, Motim - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Lumajang melakukan ujicoba unit produksi campuran aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP), Sabtu (20/7) di Lapangan Tembak TNI AU perbatasan Desa Jatirejo dan Desa Pandanwangi. Ada 8 perusahaan AMP dari sejumlah kota hadir dalam kesempatan ini.

Dari ujicoba itu, nampaknya bisa menekan anggaran proyek pengaspalan. "Setiap trial kita bisa hemat Rp 435 juta," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq didampingi Kepala DPUTR Lumajang Drs. Karna Suswandi MM dan Sesdis Oplat AU Kolonel PNB Arif Widianto serta Muspika Kecamatan Tempeh dan Muspika Kunir.

Ujicoba ini akan dijadikan program tahunan. Ke depan, akan banyak tempat yang dijadikan ujicoba. Menurut bupati, sekaligus menjadi pelayanan pada masyarakat.

"Banyak jalan yang akan diperbaiki. Jadi setiap tahun rencana kita, masing-masing AMP trialnya dimana," ungkapnya. Lanjutnya, setiap pemenang lelang pengaspalan akan direkomendasikan pada AMP yang sudah sesuai standar.
Kepala DPUTR Lumajang.
Di kesempatan yang sama, Kepala DPUTR Lumajang Drs. Karna Suswandi MM menyampaikan, ujicoba yang dilakukan untuk menindaklajuti perintah bupati. "Menindaklanjuti apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab saya," jelasnya.

Ujicoba dilakukan juga sambil menunggu anggaran keluar. Pasalnya saat ini masih dilakukan Perubahan APBD 2019. "Kita sudah mengusulkan perbaikan juga. Sambil menunggu itu, kita mengundang pemilik AMP trial di sini," ucapnya.

Ia pun bersyukur, pemilik AMP bersedia hadir. "Alhamdulillah semua teman-teman AMP sangat welcome untuk trial. Ini bagus. Kita akan melakukan standar pengaspalan kita. Terkait kepanasan, ketebalan, dan kandungan aspal," ujar dia pada sejumlah wartawan.

Hasil ujicoba ini juga akan dibawa ke laboratorium. Sehingga bisa didapat standar pengaspalan. "Kita standarkan 5 sampai 5,8 kandungan aspal. Ini akan kita lakukan setiap tahun sebelum kegiatan ini berjalan," tuturnya. (cho)