Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kosong, Wabup: Beda Dengan yang Lain

Lumajang, Motim - Seleksi jabatan yang sebelumnya digelar Pemkab Lumajang, gagal untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisependik). Dari sekian pendaftar, semuanya dinyatakan tidak layak. Wakil Bupati, Indah Amperawati, memang untuk posisi ada kriteria khusus. Beda dengan yang lain.
Wakil bupati Indah Amperawati
Wakil bupati Indah Amperawati
“Soal Dinas Pendidikan, ini beda dengan yang lain,” katanya dalam waktu dekat Pemkab Lumajang akan membuka seleksi jabatan lagi untuk mengisi jabatan ini, serta jabatan lainnya yang kosong. “Dalam waktu dekat akan kita buka lagi,” ujar wabup pada wartawan usai pelantikan pejabat di pendopo waktu lalu.

Menurut Indah, kalau Kadispendik itu mempunyai tanggungjawab besar. Ia harus mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Kalau dinas yang lain, menurutnya hanya berkutat soal infrastruktur dan dampak sosial.

“Dispendik adalah sebuah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang harus melahirkan SDM-SDM, generasi bangsa yang unggul. Harus ada kepala dinas yang memenuhi kriteria itu,” jelasnya dia.

Jika di 2 dinas lainnya harus sampai mendatangkan pejabat dari luar daerah, namun untuk posisi ini, kata Indah tidak harus. Siapapun yang bisa memenuhi kriteria yang dikehendakinya itu, tentu berhak menjabat di posisi tersebut.

“Siapapun yang mempunyai peta untuk memajukan pendidikan di Lumajang, caranya bagimana, solusinya bagaimana. Sehingga masyarakat itu menikmati pendidikan dengan murah dan nyaman, dan itu yang menjadi keunggulannya bisa terjamin,” ucapnya.

Tidak hanya bisa menciptakan SDM yang unggul, Kadispendik juga harus bisa meningkatkan suasana yang nyaman saat proses belajar dan mengajar. “Dan untuk guru, mereka harus mengajar dengan nyaman dan tidak boleh diganggu hak-hak privasinya,” pungkasnya. (fit)