Kenalkan Danglung Lumajang ke Dunia melalui Forum Internasional

Aksi sanggar CIO di forum internasional. (*) 
Lumajang, Motim - Kesenian Danglung Lumajang terus dikenalkan secara luas. CIO Indonesian Arts Culture berupaya mengenalkan kesenian ini bukan hanya di Indonesia saja. Namun ke dunia. Salahsatu caranya adalah dalam acara Forum Internasional.

Zainul Arifin selaku pembina CIO, menyampaikan, pihaknya mendapat undangan kehormatan untuk tampil pada pembukaan Asian Conference on Humanities, Industry, and Technology for Society yang digelar 30–31 Juli 2019 di Auditorium Universitas Dr. Seetomo.

Hal itu pun Ia manfaatkan untuk mengenalkan Danglung Lumajang. Karena acara itu dihadiri delegasi dan para peneliti dari 8 negara. Ada Indonesia, Turki, Taiwan, Jepang, Philipina, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand.

“Dengan personil 17 orang, kami secara swadaya tampil menggunakan instrumen live musik untuk mengiringi tarian yang berjudul Adhimukti dan Abdi Dharma yang menceritakan tentang semangat dan ketulusan dalam membangun negara melalui ilmu,” ucapnya.

Terlihat seluruh delegasi yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias. Bahkan ikut menari bersama saat musik diaminkan. Seperti diketahui, Danglung binaan Zainul ini sudah berulang kali membawa nama baik Lumajang pada tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Sementara Rektor Universitas Dr. Soetomo Surabaya Dr. Bahrul Amiq, SH. MH. pun menyerahkan penghargaan atas prestasi dan dedikasi kepada Zainul mewakili sanggarnya. Apalagi dirinya juga merupakan alumni mahasiswa pascasarjana Unitomo. (fit)