Maling Sapi Ece-Ece Tim Cobra

Lumajang, Motim - Semalam 7 ekor sapi milik warga dicuri maling. Rinciannya 3 ekor sapi milik Rasid (63), warga Dusun Krajan, Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah. 4 ekor sapi lainnya milik Sumito (66), warga yang sama.
Tim Cobra saat mendatangi kandang sapi korban
Tim Cobra saat mendatangi kandang sapi korban
Namun, 3 ekor sapi milik Rasid berhasil ditemukan di kebun milik warga, tak jauh dari rumahnya. Sedang 4 ekor sapi milik Sumito hingga saat ini masih dalam pencarian.

“Petugas Polsek Klakah dan Tim Cobra Polres Lumajang bersama warga melakukan pencarian. Tapi gagal menemukannya. Diduga sapi sudah diangkut kendaraan,” kata Rahmad kepada Memo Timur.

Rahmad juga menjelaskan, Selasa (9/7), sekitar pukul 03.00 WIB, korban bernama Rasid terbangun dari tidurnya lantaran anaknya menangis. Beberapa saat kemudian korban mendengar suara mencurigakan dari kandang sapinya.

Curiga, korban terus menuju kandang sapinya. Betapa kagetnya korban ketika melihat 3 ekor sapi tidak ada. Korban bersama keluarganya terus mencarinya dan ditemukan di kebun milik warga, tak jauh dari rumahnya.

“Untungnya pagi itu korban terbangun dari tidurnya. Jika tidak, bisa jadi sapinya amblas dibawa kabur maling,” ujarnya.

Ternyata waktu bersamaan pencurian sapi juga menimpa Sumito, tetangga Rasid. Sumito memelihara 5 ekor sapi, 4 diantaranya ditemukan raib dicuri maling.

“Korban bersama warga dibantu personil Polsek Klakah, Tim Cobra Polres Lumajang juga anggota TNI telah melakukan pencarian dibantu anjing pelacak. Tapi gagal menemukannya,” jelas Rahmad.

Kapolres Lumajang, AKBP DR. Muhamad Arsal, SH, SIK, MH, MM kepada media mengatakan baru kali ini pencurian sapi semalam dua kandang dengan jumlah sapi sebanyak 7 ekor. Meski 3 diantaranya berhasil ditemukan.

Kejadian ini diduga karena Satgas Keamanan Desa (SKD) Desa Sumberwringin tidak berjalan secara efektif, sehingga tidak mampu menekan terjadinya pencurian sapi khususnya.

Pihaknya akan menggugah Kepala Desa setempat agar mau melibatkan Satgas Polres Lumajang juga TNI, sehingga bisa memberi pelatihan kepada Satgas Keamanan Desa (SKD) supaya lebih efektif mengamankan desanya.

“Tim Cobra terus melakukan pencarian, mudah-mudahan sapi korban segera ditemukan. Anjing pelacak juga dilibatkan,” ungkapnya.(cho)