Masyarakat Pesisir Kembali Dilatih Tanggap Bencana Tsunami

Penyerahan pataka dari BPBD Jember kepada BPBD Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Masyarakat pesisir Lumajang terus mendapat pelatihan untuk tanggap dari bencana, khususnya tsunami. Kali ini pelatihan diberikan oleh Rombongan Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Regional Jawa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (15/7).

Kegiatan Ekspedisi Destana di Lumajang resmi dimulai ditandai dengan penyerahan pataka dari BPBD Jember kepada BPBD Lumajang. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Wotgalih, Yosowilangun.

Ekspedisi itu dilakukan untuk membentuk masyarakat Desa Tangguh Bencana (Destana). Ekspedisi digelar ke sejumlah kelurahan dan desa di pesisir selatan Jawa agar masyarakat lebih tanggap terhadap bencana, khususnya tsunami.

"Untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mengetahui tentang penanggulangan tsunami dan upaya apa, nantinya dari BNPB pusat juga mmberikan tambahan wawasan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang jelas Teguh Widjayono,.

Lanjutnya, kegiatan ini akan diisi dengan materi-materi tentang mitigasi kebencanaan, cara menyelamatkan diri dan mendeteksi tanda-tanda adanya tsunami. Kegiatan ini melibatkan 12 Destana di Lumajang.

"Diharapkan masyarakat paham apa itu bencana tsunami dan tindakan yang dilakukan masyarakat secara mandiri apabila terjadi, mereka sudah diberi pemahaman tindakan awal mitigasi," harapnya. (fit)