Menang Pilkada, Kekayaan Bupati Berkurang Rp 895 Juta

Bupati Lumajang memenuhi panggilan KPK. (hms)
Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq kembali melaporkan jumlah harta kekayaan miliknya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbarunya juga sudah diklarifikasi oleh KPK pekan lalu.

Thoriq memenuhi panggilan KPK untuk mengklarifikasi LHKPN miliknya, Kamis (11/7) di Ruang Rapat Brawijaya Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Timur. Proses klarifikasi itu berjalan sekitar 2 jam.

Bupati melalui siaran pers Pemkab Lumajang, menyampaikan jika harta kekayaannya saat ini Rp 8.351.490.884,-. Jumlah tersebut mengalami penyusutan dari laporan sebelumnya, saat di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang.

Saat mencalonkan diri dalam Pilkada 2018, Ia melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp. 9.247.000.000. Artinya setelah melewati Pilkada itu, kekayannya berkurang hingga Rp. 895.509.116.

Dikutip dari situs resmi KPK, pada LHKPN yang dilaporkan pada 4 Januari 2018 itu, ada rincian kekayaan Thoriqul Haq. Diantaranya berupa tanah dan bangunan Rp 8.000.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 1.166.000.000, harta bergerak lainnya Rp 29.000.000, kemudian kas dan setara kas Rp 52.000.0000.

Thoriq menegaskan, klarifikasi yang dilakukan KPK atas harta kekayaannya tersebut bukan terkait kasus korupsi. Namun memang pemeriksaan rutin atau sekadar mengklarifikasi harta kekayaan yang di milikinya pada periode 4 Januari 2018 hingga 11 Juli 2019.

"Semua pejabat yang masuk dalam kategori wajib lapor LHKPN yang dimilikinya, agar patuh terhadap jadwal pelaporan serta menyampaikan laporan kekayaan yg dimiliki dengan jujur, transparan dan akuntabel," katanya.

Kepada media Ia juga menyebut, jika berkurangnya pundi-pundi kekayaannya karena sedang banyak keperluan. “Itu karena saya jual mobil dan tidak saya belikan lagi. Juga tidak saya wujudkan barang yang lain, karena memang saya sedang banyak keperluan,” ujarnya. (fit)