Nelayan Tenggelam, Anak Selamat, Ayah Belum Ditemukan

Lumajang, Motim - Dua nelayan dilaporankan tenggelam di perairan Pantai Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kamis (4/7) lalu. Keduanya merupakan ayah dan anak, warga Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Sang anak, Sair (31) selamat, sementara ayahnya, Geger (58), hingga Minggu (7/6), siang belum ditemukan.
Upaya pencarian nelayan tenggelam
Upaya pencarian nelayan tenggelam
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, ayah dan anak ini berangkat melaut siang hari. Mereka hendak mengambil ikan tangkapan dari jaring yang sudah ditebar sebelumnya di laut.

Namun dalam perjalanan, nasib nahas menimpa keduanya. Katir atau bambu penyeimbang perahu patah. Akibatnya perahu kehilangan keseimbangan dan terbalik. Keduanya tenggelam dan berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada patahan katir itu.

Sair berhasil selamat sampai di tepi pantai. Namun ayahnya menghilang. “Nelayan lainnya yang berada di lokasi pun langsung menolong Sair dan membawanya ke RSUD dr. Haryoto Lumajang,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Mendapat laporan ini, BPBD Lumajang langsung terjun ke lokasi dan melakukan upaya pencarian Geger. Pihak keluarga membantu upaya pencarian di sana. Personil gabungan dari Lumajang dan Jember juga datang melakukan pencarian.

Selama 3 hari pencarian dilakukan, hasilnya nihil. Pencarian pun terus dilakukan. Di hari keempat, pencarian dilakukan dengan menyisir pantai 2 kilometer ke barat dari lokasi kejadian dan 3 kilomter ke timur.

Dengan menggunakan motor trail, BPBD juga melakukan penyisiran di muara. Termasuk di AWR, Paseban, dan di nyamplong kobong. Sementara personil Basarnas Jember melakukan pencarian di laut.

“Namun hingga siang ini, korban masih belum ditemukan. Pencarian terus kami lakukan,” ujar Wawan. Sementara cuaca di laut masih mendukung. Ketinggian gelombang di kisaran 3-4 meter. (fit)