Pembunuhan Suwarjo Belum Terungkap, Polda Jatim Harus Turun Tangan

Kondisi mayat korban saat di lokasi. (cho) 
Lumajang, Motim - Kasus tewasnya seorang kakek bernama Suwarjo (80), warga Dusun Krajan, Desa purworejo, Kecamatan Senduro, yang ditemukan di sebuah kebun sengon yang terletak di Dusun Tambahrejo, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, pada Selasa (19/2), sekira pukul 14.00 Wib, atau sudah empat bulan yang lalu belum terungkap.

Kasus ini mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat salah satunya dari Lembaga Sosial Masyarakat Indonesia Bureaucracy Watch (LSM IBW) Lumajang.

Abdul Hamid menuturkan kasus tewasnya kakek Suwarjo harus mendapat penanganan serius dari Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang, tujuannya supaya cepat terungkap san pelakunya juga tertangkap.

Jika perlu, Polda Jatim juga menurunkan tim khusus untuk memback up Tim Cobra dalam proses penyelidikan sehingga apa yang menjadi kendala selama ini bisa terpecahkan.

"Kasus ini sudah kami adukan ke Direktorat Reskrimum Polda Jatim beberapa hari sebelum HUT Bhayangkara ke 73 kemarin itu. Tujuannya, agar kasus ini segera terungkap, karena korban tewas ditemukan dalam kondisi sungguh mengenaskan," katanya kepada Memo Timur.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum beberapa waktu yang menyampaikan jika Sat Reskrim Polres Lumajang back up full terhadap penanganan kasus tewasnya kakek Suwarjo tempat lokasi kejadian Desa Karanganom tersebut.

Namun hingga saat ini tak satupun saksi petunjuk yang bisa mengarah kesiapa dan berbuat apa. "Meski demikian hal ini tetap menjadi PR bagi kami Mas,"tegas Hasran.

Pada Selasa (19/2) sekira pukul 14.00 Wib, empat bulan yang lalu, warga Dusun Tambahrejo Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, mendadak heboh. Pasalnya, Suwarjo yang diketahui sudah lanjut usia ditemukan tewas dikebun sengon dalam kondisi cukup mengenaskan.(cho)