Pesantren Diharap Mulai Bentuk BUM-Tren

Lumajang, Motim - Sejak terpilih jadi bupati, Thoriqul Haq sudah berkeinginan agar tiap pesantren di Lumajang membentuk Badan Usaha Milik Pesantrean (BUM-Tren). Ia menegaskan, Pemkab Lumajang akan mendukung pesantren terkait hal ini.
Bupati saat mendatangi Pondok Pesantren Miftahul Ulum
Bupati saat mendatangi Pondok Pesantren Miftahul Ulum
Bupati menyampaikan, BUM-Tren sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan pesantren. Saat ini hanya sedikit saja, pesantrean di Lumajang yang mampu mengelola usaha.

“Badan usaha ini tujuannya adalah untuk membangun ekonomi dari internal pesantren, sehingga terjadi siklus pertumbuhan ekonomi di lingkungannya,” ujarnya saat meresmikan koperasi milik Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Senin (1/7).

Koperasi tersebut adalah contoh usaha yang dikelola BUM-Tren. Bupati sangat mengapresiasi adanya koperasi itu. “Jika badan usaha pesantren bisa terus tumbuh dan berkembang, maka kedepan kami akan bersinergi dengan lembaga/yayasan pesantren di Lumajang,” katanya.

Thoriq berharap agar pesantren-pesantren yang nantinya telah memiliki badan usaha, bisa terus tumbuh dan berkembang ekonominya. Serta dapat memberdayakan masyarakat di lingkungan pesantren untuk meningkatkan taraf hidup.

“Saya mengharapkan dengan adanya badan usaha milik pesantren nantinya, maka lembaga/yayasan pesantren bisa semakin berkembang, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pendidikannya sendiri, dan mengoptimalkan semua potensi yang ada,” ungkapnya. (fit)