Peternak Kecil Merugi, Disperta Pantau Harga Ayam

Lumajang, Motim - Dinas Pertanian Lumajang melakukan pemantauan langsung terkait harga ayam broiler di tingkat peternak. Pasalnya belakangan ini, harganya mengalami penurunan. Bahkan sejumlah peternak kecil harus merugi dan memilih mengosongkan kandangnya sementara waktu.
Peternakan ayam di Lumajang
Peternakan ayam di Lumajang
Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Imam Suryadi menegaskan, dari pantuan terakhir, Selasa (2/7), harga ayam di tingkat peternak menurutnya normal. Di kisaran Rp 12 ribu sampai 18 ribu perkilogram.

“Informasi sampai hari ini, harga terendah Rp 12 ribu,” katanya.

Sebelumnya, peternak kecil memilih libur sementara. Karena anjloknya harga hingga Rp 8 ribu per kilogram. Ketika masih harga normal, paling murah harganya Rp 16 ribu perkilogram. Harga tidak bagus terjadi beberapa bulan terakhir.

Mengenai masalah adanya peternak kecil yang sampai berhenti sementara menjalankan usahanya, Imam mengaku, pihaknya masih belum melakukan penelusuran lebih lanjut. “Kita belum tahu betul. Kita belum tahu satu per satu,” ucapnya.

Selama ini, kata dia, memang untuk harga ayam ini yang menentukan adalah dari pihak mitra dengan peternak langsung. Ia juga tidak bisa menyebut adanya dugaan permainan yang dapat merugikan peternak kecil.

Meski adanya penurunan harga ayam di tingkat peternak, namun tidak begitu berpengaruh pada harga daging ayam di tingkat konsumen. Saat ini masih normal di kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

“Harga pakan tetap. Tapi harga ayamnya turun. Tapi orang jual dagingnya harganya stabil,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan Lumajang, Aziz Fahrurrozi. (fit)