Temui Bupati, Bos PT. Mutiara Halim Siap Hentikan KSO Timbang Pasir

Pertemuan bupati dengan PT Mutiara Halim. (*) 
Lumajang, Motim - Polemik Pemkab Lumajang dengan PT. Mutiara Halim terus berlanjut. Hal ini mencuat, setelah bupati menemukan nota pembayaran palsu yang dikeluarkan perusahaan yang bekerjasama dengan Pemkab untuk jasa timbang pasir itu.

Sejak ditemukan nota palsu pada bulan lalu, memang belum ada langkah dari pemkab ke jalur hukum. Namun nampaknya untuk menyelesaikan persoalan ini, bos dari PT. Mutiara Halim menemui bupati.

Pertemuan bupati dengan Direktur PT. Mutiara Halim, Hasan Pujiono itu dilakukan di Aula Panti PKK, Kamis (4/7). Wakil Bupati Indah Amperawati juga nampak mendampingi bupati sore itu. Pertemuan itu dilakukan secara tertutup.

Seperti diketahui, selama ini PT. Mutiara Halim yang menjalakan Kerjasama Operasional (KSO) dengan Pemkab Lumajang untuk jasa timbang pasir. Dalam pertemuan itu, akhirnya Hasan Pujiono siap menghentikan kerjasama ini.

"Ini sudah keputusan bersama Pak Bupati. Jadi kami sepakat untuk menyerahkan dan mengembalikan masalah ini kepada Pemkab Lumajang. Yang penting kedepannya tidak ada masalah lagi," katanya.

Dalam pertemuan itu, Thoriqul Haq juga membacakan satu persatu pasal-pasal yang tertuang dalam surat kerjasama antara Pemkab dan Mutiara Halim yang sudah berlangsung sejak era Bupati Achmad Fauzi.

Sekitar pukul 15.00 WIB, rapat dihentikan dan akan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah penyerahan atau penghentikan operasional PT. Mutiara Halim tersebut. "Ini belum selesai. Kita istirahat untuk mambahas draf penyerahan dari Mutiara Halim kepada Pemkab. Sebentar lagi akan kita lanjutkan lagi," kata bupati disela rapat tersebut. (fit)