Tertimpa Batu, Nyawa Penambang Pasir Tak Tertolong

Lumajang,Motim - Tambang pasir Lumajang Jaya Sejahtera (LJS) yang terletak di wilayah Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, memakan korban jiwa. Seorang pekerja pasir tewas dengan kondisi luka dan patah tulang pada kaki kanan dan kiri, serta luka memar pada bagian punggung bawah sebelah kiri.
Kondisi mayat korban saat berada di kamar mayat
Kondisi mayat korban saat hendak dipulangkan
Korban tewas setelah tertimpa beberapa batu yang jatuh dari atas Eskavator saat ditumpahkan ke atas penyaringan atau ayakan pasir. Pekerja naas itu diketahui bernama Sukor (51), warga Dusun Krajan, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.

Peristiwa yang terjadi pada Jum'at (26/7), sekira pukul 16.00 WIB dan baru dilaporkan ke Polsek Candipuro sekira pukul 21.00 WIB.

“Pihak tambang tidak melaporkan kejadian ini. Justru yang melapor Bapak Kepala Desa Jugosari,” kata Kapolsek Candipuro, AKP Ernowo.

Peristiwa itu terjadi bermula saat korban meratakan pasir di atas truck di lokasi kejadian saat truck mengisi pasir menggunakan Eskavator. Pada saat Eskavator menumpahkan pasir ke penyaringan alias ayakan, beberapa batu cukup besar terpental dan jatuh mengenai korban.

Melihat kejadian itu pekerja pasir yang lain terus menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Pasirian (RSUP) berharap segera mendapat pertolongan medis. Karena luka yang dialami korban tergolong parah, beberapa jam kemudian korban meninggal dunia.

“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSUP sekitar pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Kapolsek Candipuro juga mengatakan pihaknya terus mendalami kejadian ini guna memastikan apa yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja.

Masih kata Kapolsek Ernowo, pihaknya juga akan mendalami apakah perusahaan penambangan pasir yang mempekerjakan karyawannya sudah sesuai SOP ketenagakerjaan dan juga apakah semua karyawan di situ juga sudah didaftarkan BPJS ketenagakerjaan, masih didalami.

“Sesuai perintah Bapak Kapolres AKBP DR. Arsal Sahban, SH, S.IK, MH, MM kasus kecelakaan kerja ini akan disidik tuntas,” pungkasnya.(cho)