Tidak Boleh Ada yang Memonopoli Proyek Infrastruktur

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq telah menemui Asosiasi Kontraktor Lumajang di Panti PKK. Ia menegaskan, para kontraktor harus menjalin komitmen demi pembangunan Lumajang. Serta tidak boleh ada yang memenopoli proyek infrastruktur.
Asosiasi Kontraktor Lumajang menemui bupati
Asosiasi Kontraktor Lumajang menemui bupati
Karena bupati menilai, pembangunan infrastruktur saat ini masih ditemui banyak masalah. Dan itu yang menjadi fokus utama Pemkab Lumajang saat ini. Jadi, Ia mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor harus sesuai standar.

"Tidak boleh ada yang memonopoli program pekerjaan. Semua harus proporsional, tidak boleh saling mengganggu," jelasnya seperti dikutip dari siaran pers Pemkab Lumajang.

Thoriq menginginkan, dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Lumajang, kontraktor dengan Pemerintah Daerah harus saling kerja sama dengan asas kebersamaan. Juga saling percaya. Ia juga membuka ruang dialog untuk diskusi dan menerima saran.

"Yang utama, pekerjaan harus benar, kondusif, tidak bermasalah," pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Indah menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Thoriq, tidak pernah membicarakan proyek apapun dengan kepala dinas. "Tidak boleh ada yang mengatasnamakan bupati dan wakil bupati," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Lumajang, Karna S., menjelaskan, pihaknya juga akan mengevaluasi terkait keluhan-keluhan yang disampaikan oleh kontraktor. (fit)