Banyak ASN Pemkab Terpantau Berkomentar Negatif tentang Banser

Lumajang, Motim - Bukan Mirwannudin saja, namun ada banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lumajang yang terpantau diduga berkomentar negatif tentang Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Mereka terpantau oleh Tim Cyber Banser.
GP Ansor Lumajang
GP Ansor Lumajang
“Banyak ASN yang berkomentar tidak enak tentang kami,” kata Ketua GP Ansor Lumajang H. Fahrur Rozi, Kamis (29/8).

Memang sejauh ini yang direspon oleh Ansor adalah adalah komentar dari Mirwannudin. Karena komentarnya mencuat dan mendapat banyak sorotan. Sehingga yang lainnya cukup didata saja, sementara tidak sampai dilakukan tindakan.

“Ada ASN di data kami, masih diduga, belum kita lidik,” ujarnya.

Lanjutnya, perosalan dengan Mirwannudin ini menjadi penanda jika ada ASN yang berpikiran tidak obyektif tentang Banser. “Ini membuka tabir, bahwa ASN banyak yang subyektif pada kami. Tim Cyber sudah melihat ada banyak ASN yang terpapar pola pikinya,” lanjutnya.

Saat ini, Ansor masih bisa bertoleransi terkait hal itu. Gus Eros menegaskan, ada beberapa pertimbangan yang membuat pihaknya menahan diri. Diantaranya demi kondusifitas di Pemkab Lumajang.

“Kami menjaga kondusifitas di Pemkab. Apalagi ada bupati sebagai keluarga Nahdalatul Ulama dan juga Komandan Banser,” ucap dia.

Namun jika sampai ada kegaduhan lagi, tentu ke depan tindakan yang diambil akan lebih tegas. Tidak cukup hanya pernyataan maaf, namun bisa dibawa ke jalur hukum. “Jika ada lagi, bisa ke jalur hukum,” tegasnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lumajang, Basuni berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Karena jika di media sosial, sorotannya bukan hanya dari Lumajang namun juga nasional.

“Karena Banser bukan hanya di Lumajang, tapi Indonesia. Jadi harus berhati-hati di facebook,” katanya saat ikut mendampingi Mirwannudin minta maaf ke Ansor.

Ia pun meminta ASN Pemkab Lumajang untuk tidak ikut berkomentar negatif terkait organisasi manapun. “Karena semua organisasi yang terdaftar itu baik. Ke depan kita harap tidak terulang seperti ini,” pungkasnya. (fit)