Baru ada 35 Desa Tangguh Bencana di Lumajang

Asisten Administrasi Setda Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Asisten Administrasi Setda Lumajang, Ir. Nugroho Dwi Atmoko, mengungkapkan, dari 198 desa yang ada di Lumajang, baru 35 desa yang masuk kategori tangguh bencana. Ia menyebut, desa yang tangguh adalah desa yang bisa beradaptasi dengan bencana.

"Sebuah daerah bisa dikatakan tangguh, apabila mampu beradaptasi dengan potensi bencana di lingkungannya," ujarnya saat membuka Sosialisasi Penilaian Ketangguhan Kabupaten/Kota dalam Menghadapi Bencana, di Panti PKK Lumajang, Selasa (20/8).

Ia menuturkan, program Kota Tangguh Bencana, sangat signifikan dalam upaya mendorong setiap desa, untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan bencana. Seperti yang diketahui, Lumajang merupakan daerah yang rawan bencana.

Untuk itu, menurutnya perlu ada upaya untuk meminimalisir dampak bencana. Diungkapkan, dari 35 desa yang termasuk tangguh bencana tersebut, adalah desa yang tingkat kerawanan bencananya paling tinggi.

Menurutnya, rencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminimalisir bencana, patut diapresiasi. Karena, soal bencana adalah hal yang tidak bisa diprediksi kedatangannya.

Ia menuturkan, dalam mempersiapkan penanggulangan bencana, perlu sinergisme antara pemerintah, masyarakat, dan pengusaha. Hal tersebut, sejalan dengan makna segitiga pada lambang BNPB.(fit)