Beroperasi 30 Tahun, Peternakan Babi Akhirnya Ditutup Pemkab

Peternakan babi di Desa Dawuhan Lor. (*)
Lumajang, Motim - Peternakan babi yang sudah beroperasi lebih dari 30 tahun di Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono akhirnya ditutup oleh Pemkab Lumajang. Surat perintah penutupan itu sudah diserahkan kepada pemiliknya, Selasa (30/7) lalu.

Pada April 2019, peternakan ini juga sempat didatangi oleh Bupati Thoriqul Haq. Ia datang langsung ke sana setelah mendapat laporan dari warga. Karena dinilai limbah dari peternakan itu tidak dikelola dengan baik oleh pemiliknya.

Lucas pemilik peternakan itu, mengaku kecewa dengan penutupan usahanya ini. Ia menilai keputusan Pemkab ini tidak adil serta tidak ada alasan yang kuat. Ia mengaku, usahanya dengan nama UD. Berkah ini sudah mengantongi kelengkapan izin.

“Sudah tidak ada keadilan,” katanya kepada media.

Kepala Dinas Pertanian Imam Suryadi saat dikonfirmasi terkait perizinan peternakan itu, Ia menyebut tidak ada. “Kalau dari kami belum ada. Kalau izin yang lain tidak tahu, izin usaha apa,” ujarnya.

Terkait alasan penutupannya, Ia tidak bisa menjawab, karena itu sudah ranah Satpol PP Lumajang. “Tanya ke Satpol PP. Kami hanya soal perizinannya saja. Persisnya silahkan ke Satpol PP,” kata dia saat dihubungi Memo Timur.

Sementara Plt Kepala Satpol PP Lumajang Erik Kurniawan Satrio Andy P, SSTP saat dihubungi Memo Timur melalui telepon, enggan menjelaskan terkait penutupan itu. “Ke kantor saja mas,” ujarnya. (fit)