Bos Investasi Bodong 'Umi Salma' Diringkus Tim Cobra

Umi Salma bersama stafnya saat ditangkap Tim Cobra. (cho) 
Lumajang, Motim - Bos sekaligus pengelola CV. Permata Bunda yang berkedok tabungan hari raya (Tahara)dan tabungan pribadi (Tapri) Umi Salma warga Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, yang sempat menghilang sejak beberapa bulan terakhir ini akhirnya berhasil diringkus Tim Cobra Polres Lumajang.

Bos CV Permata Bunda ini ditangkap Tim Cobra di tempat persembunyiaannya yang terletak diwilayah hukum Polres Badung, Bali , pada akhir minggu kemarin.

Umi Salma ditangkap Tim Cobra lantaran dilaporkan oleh puluhan emak-emak ke Polres Lumajang atas dugaan melakukan investasi bodong yang berkedok Tabungan Hari Raya (Tahara) dan Tabungan Pribadi (Tapri).

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan jika Tim Cobra berhasil menangkap Umi Salma di sebuah tempat di wilayah hukum Polres Badung Bali.

"Tim Cobra diback up Sat Reskrim Polres Badung untuk menggaet bos CV. Permata Bunda ini," ungkapnya.

Untuk memastikan sejauh mana dugaan investasi bodong ini, Umi Salma terus diboyong Tim Cobra menuju Sat Reskrim Polres Lumajang untuk menjalani proses pemeriksaan.

"Status perkara ini bagaimana dan siapa saja yang akan menjadi tersangka, menunggu gelar perkara dulu dan teman-teman media pasti dikabari,"pungkas Hasran.

Sebelumnya, CV. Permata Bunda yang diketuai oleh Umi Salma (50), warga Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang oleh emak-emak. Karena, diduga melakukan investasi bodong.

Kabarnya, Umi Salma menghilang dari rumahnya dengan membawa kabur uang investasi ratusan nasabahnya yang berasal dari beberapa Kecamatan di Lumajang dan jumlahnya diperkirakan mencapai 500 ratus miliar Rupiah. (cho)