Manfaatkan DD, Desa Selokgondang Mampu Atasi Masalah Sanitasi

Warga mendapat bantuan jambanisasi. (*) 
Lumajang, Motim - Permasalahan sanitasi di Lumajang belum mampu diatasi secara meyeluruh. Meskipun sudah ada sejumlah program yang sudah digagas oleh pemerintah. Namun di Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono, masalah itu mampu diselesaikan dengan memanfaatkan Dana Desa (DD).

Sebelumnya, banyak masyarakat di desa tersebut yang belum memiliki jamban. Sehingga mereka kebiasaan memanfaatkan sungai untuk buang air besar. Akhirnya pihak desa, memberikan bantuan jamban gratis kepada warga melalui program jambanisasi.

Rezki Wiliandi, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Sukodono menyampaikan, secara bertahap sejak 4 tahun lalu, pihak desa memberikan bantuan jamban pada warga melalui DD. Hingga di tahun ini akhirnya tuntas, semua rumah sudah memiliki jamban.

“Pada 2016 ada 25 kepala keluarga (KK) yang mendapat bantuan, 2017 ada 50 KK, di 2018 ada 100 KK, dan di tahun ini 2019 ada 125 KK yang mendapat bantuan,” katanya pada Memo Timur, Rabu (14/8).

Ia menjelaskan, bantuan di tahun ini yang diserahkan adalah Program Jambanisasi yang terakir. Karena setelah bantuan terakhir ini, warga di Desa Selokgondang sudah 100 persen memiliki jamban. “Jadi sudah tuntas,” ujarnya.

“Dengan bantuan ini, diharapkan warga tidak lagi buang air besar di sungai,” tambahnya.

Rezki mengungkapkan, pihak desa memanfaatkan DD untuk mengatasi masalah sanitasi ini, karena bantuan yang didapat sebelumnya dirasa masih kurang. Masih banyak warga tidak mampu yang belum punya jamban. “Akhirnya diambilkan dari dana desa,” pungkasnya. (fit)