Masyarakat Banyak Gunakan Bahasa Tak Sesuai KBBI

Sosialisasi Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang. (*)
Lumajang, Motim - Asisten Administrasi Setda Lumajang, Nugroho Dwi Atmoko menyampaikan, saat ini banyak masyarakat yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Ia pun menginginkan agar penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar harus dimulai dari internal Pemkab Lumajang. Ini Ia sampaikan dalam Sosialisasi Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang yang digelar Balai Bahasa Jawa Timur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

"Dalam rangka sebagai alat pengatur kedepannya ini sangat positif, nanti kita akan ajukan sebagai Peraturan Kepala Daerah terkait tata cara penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, paling tidak di jajaran Pemkab Lumajang dan jajaran samping," jelasnmya.

Nugroho berharap, bahwa permasalahan penggunaan Bahasa Indonesia di media luar ruang saat ini harus benar-benar ditertibkan agar masyarakat lebih memahami dan mengerti Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Drs. Mustakim, M.Hum mengungkapkan, salah satu tugas utama pihaknya adalah pengembangan pembinaan dan perlindungan serta menjunjung Bahasa Indonesia di masyarakat. Karena saat ini mulai tergerus oleh era modernisasi.

Oleh karena itu, pihaknya ingin mengajak Pemerintah Daerah dan semua masyarakat untuk mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik yang baik dan benar. "Supaya mencintai Bahasa Indonesia, yang merupakan bahasa persatuan kita dan bahasa negara kita," ujarnya.

Menurutnya, saat ini Bahasa Indonesia mulai terpengaruhi oleh bahasa asing. Banyak pengusaha yang menggunakan bahasa asing di tempat usahanya. Ia mencontohkan seperti nama perumahan, kalau perumahannya besar namanya pakai Bahasa Inggris. Sedangkan yang kecil nama perumahannya memakai Bahasa Indonesia. (*/fit)