Singgung Banser di Facebook, ASN Pemkab Lumajang Minta Maaf

Tangkapan layar komentar salahsatu ASN di facebook. (*)
Lumajang, Motim - Gerakan Pemuda Ansor Lumajang langsung bergerak cepat. Saat mengetahui ada salahsatu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lumajang yang diduga menyinggung Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di facebook.

"Banser saat ada ancaman terhadap NKRI, malah nyungsep. Antara teriakan omongan dengan tindakannya sangatlah bertolakbelakang. Inikah yang dikatakan munafik beneran?” tulis ASN tersebut di kolom komentar sebuah unggahan di facebook.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mendatangi yang bersangkutan di kantor tempatnya bekerja, Senin (26/8). ASN tersebut kemudian bersedia meminta maaf dan membuat surat pernyataan. Komentarnya di facebook saat ditelusuri Memo Timur juga sudah tidak ada.

Ketua GP Ansor Lumajang H. Fahrur Rozi saat dikonfirmasi membenarkan tindakan yang telah dilakukan pihaknya. Ia menyebut, komentar ASN tersebut secara sengaja untuk menyinggung Banser dengan mengaitkan polemik di Papua. “Dia sengaja,” ucapnya pada Memo Timur.

Tidak cukup dengan surat pernyataan saja, nampaknya Ansor akan mengambil langkah selanjutnya. Fahrur Rozi menyerahkan pada LBH Ansor terkait langkah yang akan diambil. “Yang jelas kami akan bersikap,” lanjutnya.

Tindakan yang diambil ini bisa menjadi efek jera pada yang bersangkutan atau ASN lainnya. “Biar ada efek jera, takutnya ada yang lainnya yang akan begitu. Ini kan jelas provokasi,” tegas Gus Eros, panggilan akrabnya.

Pihaknya juga telah melaporkan persoalan ini kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang juga sebagai Komandan Banser Lumajang. “Sudah, sudah dilaporkan ke Cak Thoriq,” pungkasnya. (cho)