Tim Cobra Tembak DPO Maling Sapi Asal Probolinggo

DPO saat mendapat perawatan medis. (cho) 
Lumajang, Motim - Salah satu komplotan maling sapi antar daerah yang sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil diringkus oleh Tim Cobra Polres Lumajang akhir pekan kemarin.

Pria bernama Pedi Eryanto (37), asal Kelurahan Kareng, Kecamatan Kedopok Kota, Probolinggo, ditindak regas dengan dihadiahi timah panas pada salah satu kakinya, karena melawan petugas saat hendak diringkus.

"DPO maling sapi komplotan Sues yang lebih berhasil ditangkap Tim Cobra tinggal Toaji dan Dahlan, dan masih diburu Mas" kata Kasat Reskrim AKP Hasran, SH,M.Hum.

Pedi Eryanto adalah DPO terkait kasus pencurian sapi di Desa SeloAwar-Awar Kecamatan Pasirian pada 19 September 2017 bersama tiga orang temannya antara lain Sues (47 ) Toaji warga Kabupaten Pasuruan (32 ) dan Dahlan (50)warga Probolinggo Kota. Namun pada saat kejadian itu berlangsung satu pelaku yang berhasil diringkus yaitu Sues.

Dari keterangan Suez bahwa dalam aksi pencurian sapi di Desa Selok Awar-Awar itu melibatkan Pedi Eryanto, Dahlan juga Toaji dan kala ketiganya ditetapkan sebagai DPO. Berkat kerja keras akhirnya Tim Cobra berhasil melumpuhkan Pedi Eryanto.

"Komplotan ini mengangkut sapi curiannya menggunakan mobil Daihatsu Xenia,"ucapnya.

Dalam catatan kepolisian, diketahui bahwa pada tahun 2013 pelaku bernama Pedi Eryanto alias Edi Darsum pernah merasakan pengapnya Lembaga Pemasyarakatan Probolinggo menjalani putusan pengadilan selama 1 tahun.

Pasmda tahun 2018 kemarin, dia pernah mendekam di Lapas Banyuwangi selama pada selama 8 bulan atas kasus keterlibatan aksi kejahatan.

Tak hanya itu, kepada Tim Cobra Pedi Eryanto bersama komplotannya ini mengaku pernah melakukan aksi pencurian sapi di rumah Cipto warga Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung. Dua ekor sapi milik korban berhasil dibawa kabur. Aksi pencurian sapi terjadi pada 3 April 208 kemarin.

Saat ini kata Hasran semua DPO maling sapi di Lumajang sudah dipetakan sehingga pihaknya mempunyai data rinci tentang pelaku maling sapi sebelumnya.

"Keberadaan para DPO itu terus kami pantau. Tinggal menunggu waktu yang tepat baru digulung. Alangkah baiknya jika para DPO segera menyerahkan diri ke Polsek terdekat, sebelum dipatok Tim Cobra dengan timah panas," tegas Kasat Reskrim. (cho)