Abrasi Lagi, Pantai TPI Makin Parah, 4 Warung Hancur

Lumajang, Motim - Abrasi kembali menerjang pantai di kawasan Dusun Karang Menjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari atau juga dikenal TPI (Tempat Pelelelangan Ikan). Abrasi membuat kondisi pantai tersebut makin rusak parah. Bahkan ada 4 bangunan warung hancur.
Kondisi pantai setelah abrasi
Kondisi pantai setelah abrasi
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, abrasi terjadi lagi karena di sana sudah tidak ada lagi penahan gelombang dan penahan abrasi.

Apalagi beberapa hari belakangan, gelombang di pantai selatan memang rata-rata cukup tinggi. “Paling rendah kan 2,5 meter. Paling tinggi bisa sampai 3-4 meter. Kemudian fluktuaktif, pagi rendah, malam bisa tinggi,” ucapnya pada Memo Timur, Rabu (18/9).

Setelah ada bangunan yang hancur terkena abrasi, pihaknya pun telah menghimbau kepada pemilik warung lainnya agar berhati-hati di sana. Karena jarak mereka sangat dekat dengan pantai bahkan ada yang pas di bibir pantai.

“Kalau perlu bergeser. Karena dalam arahan presiden, dari bibir pantai itu minimal 500 meter, tapi sekarang kan pas di bibir pantai. Tapi dari rumah penduduk masih jauh. Di situ masih warung-warung saja,” jelasnya pada.

BPBD sudah meninjau langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan. Serta menganalisa untuk tindakan antisipasi selanjutnya. “Melihat sejauh mana nanti perkembangan selanjutnya. Dianalisa dan dikaji,” kata Wawan.

Namun menurutnya, sejauh ini warga di sana masih aman. “Ya untuk sementara masih aman, tapi tetap kita himbau untuk hati-hati. Nelayan kalau ombak tinggi lebih baik jangan melaut dulu. Kalau ombaknya sudah normal silahkan melaut,” himbaunya.

Pihaknya juga memiliki relawan di sana yang selalu memberikan informasi terkini di wilayah Tegalrejo dan Bulurejo khususnya. “Jadi kita antisipasinya lebih awal. Kita tempatkan relawan. Supaya masyarakat di sana lebih waspada dan hati-hati,” pungkasnya. (fit)