Bupati Kembalikan Masalah Pilkades Dawuhan Lor ke Kecamatan

Bupati Thoriq. (fit)
Lumajang, Motim - Permasalahan tahapan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono masih belum tuntas. Permasalahan ini sampai dibawa ke Panitia Kabupaten maupun Bupati Lumajang Thoriqul Haq untuk memberikan keputusan.

Namun bupati menegaskan, permasalahan ini bisa diselesaikan di tingkat kecamatan atau kalau bisa di desa. “Sudah ada panwacam, sudah ada pihak kecamatan, sudah ada pihak panitia. Prinsipnya kabupaten melakukan pemantauan terhadap prosedur yang berjalan,” jelasnya.

“Persoalan ini kami harap diselesaikan di tingkat paling bawah dan nanti kan diidentifikasi. Apakah persoalan itu ada kesalahan prosedur atau memang menyalahi aturan, atau memang ada kesengajaan,” tambahnya, pada wartawan, Selasa (17/9) di Pondok Asri.

Bupati juga telah mendapat surat pengaduan dari Irawan, bakal calon yang gagal mendaftar Pilkades Dawuhan Lor. Dalam surat itu, Irawan menilai, keterlambatannya dalam mendaftar karena kesalahan panitia.

“Pada prinsipnya itu, saya menerima surat itu dan saya minta pada pihak kecamatan untuk melakukan telaah, mana yang sesuai dengan tata aturan,” ucapnya.

Bupati menyampaikan, akan ada klarifikasi lagi dari semua pihak di kecamatan untuk menyelesaikan ini. “Nanti ketahuan kok, ada semacam klarifikasi dari semua pihak. Siapa pihak-pihak yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai prosedur,” ungkap dia.

Setelah dilakukan klarifikasi, akan ada keputusan di sana. “Di sana kan ada panitia, panwascam, pak camat yang memimpin, memantau semua. Semua akan dipanggil. Semua akan diklarifikasi. Dan itu akan menjadi keputusan mereka,” tegasnya.

Ditanya apakah bupati tidak bisa memutuskan, Cak Thoriq menyebut tugasnya sudah selesai dalam penyusunan aturan Pilkades di Peraturan Bupati (Perbup). “Saya sudah selesai dalam hal keputusan Perbup. Siapa yang tidak sesuai ketentuan monggo ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Panita Pilkades Kabupaten Syamsul Arifin, menegaskan, klarifikasi perlu dilakukan, karena sejauh ini Irawan untuk mendapat keterangan secara lengkap. “Ini kan Irawan belum dimintai keterangan secara lengkap. Kemarin hanya sebagian,” ujarnya. (fit)