Dua Jambret Asal Jatiroto Dibekuk Tim Cobra dan Anggota TNI

Lumajang, Motim - Dua pelaku jambret berhasil ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang dibantu Polsek Padang juga anggota TNI dan warga, di jalan raya Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, pada Minggu (1/9) sekira pukul 18.15 Wib, setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai.
Kedua pelaku jambret saat diamankan
Kedua pelaku jambret saat diamankan
Melihat pelaku jambret jatuh dan lari ke area persawahan, warga bersama petugas terus mengejarnya dan berhasil menangkapnya. Warga yang kesal spontan rame-rame menghakiminya keduanya.

Beruntung, aksi main hakim sendiri berhasil dilerai oleh petugas. Pelaku terus diboyong ke Polres Lumajang. Gagal melampiaskan kemarahannya, warga terus merusak sepeda motor pelaku.

Kedua pelaku jambret itu adalah Muhamad Efendi (24) dan Mukhlas (22), keduanya merupakan warga Dusun Curah Wedi, Desa/Kecamatan Jatiroto. Sedangkan korbannya bernama Budi Hartono (35), warga Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro.

"Pelaku sudah dibawa Tim Cobra. Pelaku yang turut melakukan pengejaran juga ikut Mas," tutur anggota yang enggan disebut namanya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum saat dikonfirmasi Memo Timur membenarkan penangkapan dua pelaku jambret tersebut."Pelaku sudah kami amankan berikut barang buktinya," ungkapnya.

Aksi pelaku bermula saat korban mengendarai sepeda motor honda Beat berboncengan dengan istrinya berjalan dari arah utara jalan Gajah Mada menuju taman Toga. Tiba-tiba dibuntuti oleh pelaku mengendarai sepeda motor yamaha Vixion tanpa plat Nopol terpasang.

Saat posisi beriring-iringan, salah satu pelaku mengambil paksa tas istri korban terus kabur ke arah utara. Hal itu membuat korban kaget, korban berteriak minta tolong sambil mengejar pelaku.

Anggota TNI yang kala itu berada disekitar lokasi langsung mengejar pelaku. Tim Cobra yang dihubungi warga pun juga melakukan pengejaran. Berkat kekompakan semua, pelaku jambret itu berhasil dibekuk dijalan Desa Kalisemut.

"Pelaku jatuh dan berusaha kabur. Alhamdulillah berhasil kami tangkap. Masih dikembangkan," pungkas Hasran.(cho)