KPK Ingatkan Anggota DPRD Lumajang yang Baru

Lumajang, Motim - Tim Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah tiba di Lumajang, Senin (2/9). Mereka akan menggelar sejumlah agenda selama di Lumajang. Utamanya untuk sosialisasi pencegahan korupsi.
Tim KPK saat jumpa pers di Lumajang
Tim KPK saat jumpa pers di Lumajang
Salahsatu sasaran KPK adalah, melakukan sosialisasi pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang yang baru, periode 2019-2024. Sosialisasi ini sekaligus sebagai peringatan bagi DPRD untuk berhati-hati. Agar tidak terjerat kasus korupsi.

"Mumpung masih baru, bisa lebih hati-hati," kata Deputi Bidang Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK Ramah Handoko saat jumpa pers, di Gedung Panti PKK Lumajang.

Ia tak ingin, kasus KPK yang menimpa anggota DPRD Malang terjadi juga di Lumajang. Seperti diketahui, sebelumnya hampir semua anggota DPRD Malang yang sudah diciduk KPK.

"Kota tetangga Lumajang, Malang hampir bedol desa, diangkut ke Kuningan," ucapnya.

Bukan hanya anggota DPRD Lumajang yang baru, keluarga mereka juga ikut diundang. Dalam sosialisasi itu, KPK akan memberikan sejumlah materi. Diantaranya adalah soal gratifikasi.

KPK juga akan memberikan pendampingan pada legislatif untuk pengisian LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara). "Kita punya panduan sistem integritas partai politik (parpol)," ujar Ramah.

Selain anggota DPRD, peserta sosialisasi lainnya yang dijadwalkan adalah untuk para pelajar. Mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga mahasiswa. Kemudian para guru dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). (fit)