Mahasiswa Anggap Thoriq-Indah Gagal di Reformasi Birokrasi

Aksi demo mahasiswa PMII di depan Pemkab Lumajang. (fit)
Lumajang, Motim - Mahasiswa menilai kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Thoriqul Haq - Indah Amperawati masih banyak kekurangan. Salahsatunya adalah dianggap masih gagal dalam soal reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lumajang saat menggelar aksi demo di depan Pemkab, Kamis (26/9). Demo digelar bertepatan setahun Thoriq-Indah memimpin Lumajang.

Parameter mahasiswa menganggap Thoriq-Indah gagal karena hingga saat ini masih ada jabatan penting di pemerintahan yang kosong. Sehingga harus diisi pelaksana tugas (plt). Seperti jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Mereka pun mendesak agar Pemkab segera melakukan pengisian jabatan-jabatan eselon 2 yang kosong itu. “Segera mengisi banyaknya jumlah Kepala OPD yang masih dijabat Plt,” kata Muhammad Junaidi, juru bicara aksi.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati yang menemui mahasiwa, menjawab tuntutan mahasiswa itu. Indah menegaskan, pengisian jabatan sekda sedang dalam proses. “Saat ini sedang dibuka asesmen,” katanya.

Sementara untuk kekosongan jabatan Kepala OPD, kekosongan saat ini karena banyaknya pejabat yang sudah pensiun. Sehingga kemudian akan segera dilakukan pengisian dengan tata cara yang sudah diatur.

“Ada 13 jabatan kosong karena pensiun. Maka ini juga harus mengikuti prosedur dan mekanisme untuk pengangkatan dan pengisiaan jabatan eselon 2,” ungkap Indah.

Lanjutnya, dalam proses pengisian ini juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. “Asesmen itu membutuhkan waktu dan prosedur. Harus bentuk Pansel dan ini itu. Dan itu harus diikuti dengan konstitusi provinsi dan pusat,” jelasnya.

Menurutnya pengisian jabatan eselon 2 ini tidak semudah pengisian jabatan eselon 3 atau dibawahnya. “Jadi tidak mudah mengisi itu, kecuali eselon 3 kebawah. Tidak perlu ada prosedur asesmen. Plt memang tidak bagus berlama-lama,” pungkasnya. (fit)