Ops Sikat Polsek Pasirian Ringkus DPO

Lumajang, Motim -Setelah buron selama 2 tahun, pelaku pencurian dengan pemberatan yang telah ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Pasirian, akhirnya tertangkap.
Pelaku saat digelandang petugas
Pelaku saat digelandang petugas
Andik (32), warga Dusun Krajan II, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, ditangkap pada Kamis (19/9), sekira pukul 00.30 WIB di wilayah Pasirian.

Kapolsek Pasirian, Iptu Agus Sugiharto, SH kepada Memo Timur menyampaikan, ditangkapnya Andik berawal dari kasus pencurian besi di gudang milik PT Golden Dampar Internasional sesuai LP/35/IV/2017/jatim/Res Lmj/Sek Psr tertanggal 14 April 2017.

Atas laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan berhasil menangkap Mahat, Mukmin, Adi dan Riki, keempat pelaku merupakan warga Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

Setelah diinterogasi menuturkan bahwa Andik dan Samsul, keduanya warga Desa Bades juga terlibat dalam aksi pencurian besi milik PT GDI.

“Namun, kala itu mereka berdua berhasil kabur, kemudian ditetapkan sebagai DPO,” katanya.

Kemarin saat jajarannya sedang menggelar Ops Sikat Semeru 2019 memperoleh informasi keberadaan Andik yang selama ini sedang dicarinya. Pihaknya pun terus menuju lokasi, lalu menangkapnya.

Untuk keperluan proses pemeriksaan terkait aksi pencurian yang dilakukan bersama komplotannya, Andik terus diboyong ke Polsek Pasirian.

“Sekarang Andik masih menjalani proses pemeriksaan,” katanya lagi.

Lanjut Kapolsek Pasirian, dalam kasus pencurian besi milik PT GDI sudah ada 5 pelaku yang berhasil ditangkap. 4 pelaku yang lebih dulu ditangkap sudah menjalani putusan Pengadilan Negeri Lumajang, 1 pelaku lagi dalam proses pemeriksaan.

“DPO tinggal Samsul dan Ali. Cepat atau lambat pasti tertangkap. Sebab kedua pelaku itu terus kami buru,” tegasnya.(cho)