Penanganan Pantai TPI Tunggu Hasil Kajian

Lumajang, Motim - Kondisi pantai di kawasan Dusun Karang Menjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari atau juga dikenal TPI (Tempat Pelelelangan Ikan) kian parah. Karena sudah berkali-kali diterjang abrasi. Pada abrasi terkahir, ada 4 bangunan warung di bibir pantai yang hancur.
Kondisi Pantai TPI pasca abrasi
Kondisi Pantai TPI pasca abrasi
Untuk penanganan paska abrasi tersebut, sejauh ini masih belum dilakukan. Karena masih dilakukan kajian dan analisa. Nantinya, hasil analisa itu akan digunakan untuk menentukan penanganan yang akan diambil.

“Yang jelas kita masih dalam kajian,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur, Kamis (19/9).

Bahkan untuk penanganan sementara, juga masih belum bisa dilakukan. Penanganan sementara menurutnya juga harus menunggu hasil kajian. Namun ada beberapa opsi menurutnya, yang mungkin nanti bisa dilakukan untuk sementara.

“Mungkin nanti bisa diberi penahan sementara, bisa ditanggul atau dialirkan ke sungai dan lain sebagainya. Ini masih dalam proses kajian,” lanjutnya. Seperti diketahui penahan ombak yang dibangun di sana, sudah lama hancur. Kemudian dibangun tanggul darurat namun hancur juga.

Dalam kajian dan analisa yang dilakukan kali ini, BPBD mengajak dari pihak Bondoyudo Mayang. Termasuk juga dilakukan koordinasi dengan pihak Perhutani. Selanjutnya hasilnya, bisa diserahkan ke Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

“Kedepanya setelah dari sana, dianalisa, dikaji, dan kita akan lapor ke bupati,” kata Wawan.

Nantinya bupati bisa mengambil langkah terkait ini. “Nanti tergantung Pak Bupati, apakah yang akan digerakkan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kelautan dan sebagainya,” pungkasnya. (fit)