Razia, Pengendara Ayla Nyaris Tabrak Petugas

Lumajang, Motim - Operasi Patuh Semeru 2019 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang di jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Polsek Sukodono di hari ke 8, berhasil mengamankan sebuah mobil merk Daihatsu Ayla Nopol B 1807 FIN.
Kapolres saat menggeledah mobil tak bertuan
Kapolres saat menggeledah mobil tak bertuan
Mobil Ayla tersebut diamankan petugas di halaman parkir hotel Lumajang, yang terletak di jalan Ahmad Yani Kota Lumajang. Sedang pemilik mobil tidak ditemukan.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhamad Arsal Sahban, SH, S.IK, MM, MH menuturkan, mobil Ayla itu diamankan bermula saat jajarannya menggelar Operasi Patuh Semeru 2019 di jalan Soekarno Hatta. Saat operasi berlangsung, pihaknya melihat ada kendaraan roda empat berusaha kabur dari razia tersebut.

Gelagat aneh memang telah terlihat oleh petugas sejak dari kejauhan, dimana sang pengendara seperti ingin memutar balik mobilnya. Benar saja, saat diberi arahan untuk menepi oleh petugas, pengendara mobil dimaksud malah kabur dan hampir menabrak petugas.

Melihat hal itu, Tim Cobra yang bergabung dalam operasi langsung menggejar mobil Ayla itu. Namun, Tim Cobra kehilangan jejak.

Tak mau kehilangan mobil yang diburunya, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dengan melihat CCTV yang terpasang di sudut Kota Lumajang.

Dan berhasil melihat mobil Daihatsu Ayla dengan Nomor Polisi B 1807 FIN berbelok ke arah Hotel Lumajang. Pihaknya pun terus mendatangi Hotel Lumajang dan mobil tersebut sedang diparkir tanpa ada pemiliknya dan mobil tidak terkunci.

Karena curiga, pihaknya langsung menggeledah, tidak ditemukan barang terlarang di dalamnya.
“Hanya menemukan 3 dokumen atas nama Herman Plani,” ucapnya.

Pihaknya kata Kapolres akan mempelajari kasus ini, dimana pelaku tiba-tiba kabur dan meninggalkan mobilnya begitu saja di areal parkir hotel. Pasti ada yang tak beres, sebab bumper depan mobil seperti baru mengalami kecelakaan.

“Saya tak berani berspekulasi, karena bisa saja mobil ini adalah hasil kejahatan atau barusan mengalami tabrak lari. Yang jelas kami telah mengantongi identitas pemilik mobil serta ciri cirinya,” tuturnya.

Secara terpisah Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Gede Putu Atma Giri SH yang juga memimpin operasi Patuh Semeru menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri rekam jejak mobil Ayla tersebut. Hasilnya diketahui nomor rangka dan nomor mesin, ternyata pemilik yang tertera adalah sama dengan dokumen yang kami temukan yakni milik Herman Plani warga Kota Bekasi.

“Untuk proses selanjutnya, mobil kami derek dan kami amankan di Samsat Polres Lumajang,” tambahnya.(cho)