Rumahnya Akan Digusur PG Djatiroto, Warga Datangi Pemkab

Lumajang, Motim - Warga yang menempati rumah di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XI Perusahaan Gula Djatiroto saat ini was-was. Karena PG Djatiroto berencana melakukan penggusuran. Warga yang menempati lahan yang akan digunakan perluasan usaha, diminta pergi dari sana.
Warga mendatangi Pemkab Lumajang
Warga mendatangi Pemkab Lumajang
Warga Dusun Persil Desa Jatiroto yang rumahnya terancam digusur, mendatangi Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/9) untuk mengadukan permasalahan ini. Mereka kemudian ditemui Wakil Bupati, Indah Amperawati.

Dalam pertemuan dengan wabup itu, mereka menyampaikaan semua duduk perkara terkait rencana penggusuran yang dilakukan oleh PTPN XI PG Jatiroto. Padahal warga sudah puluhan tahun tinggal di sana.

Koordinator Lapangan, Erik Pelupessy menyebut, terkait rencana penggusuran ini, masalah mereka sebenarnya bukan dengan PTPN XI. Namun dengan pihak ketiga yang akan membuat pabrik etanol di sana.

“38 hektare kebutuhan lahan mereka adalah menggusur rumah-rumah kami,” katanya.

Setelah menemui Wabup, Erik menegaskan, pihak Pemkab Lumajang akhirnya menyatakan siap untuk menengahi permasalahan ini. Ia juga menyebut, rencana penggusuran itu juga akan ditunda.

“Untuk masalah penggusuran rumah-rumah itu akhirnya dipending,” jelasnya.

Setelah melakukan dialog dengan wabup, Erik bersama warga lainnya pun akhirnya meninggalkan Pemkab Lumajang sekitar pukul 11 siang. Kabarnya Pemkab Lumajang segera berkoordinasi dengan PG Djatiroto dan pihak terkait lainnya, terkait permasalahan ini. (fit)