Tak Dapat Surat Keterangan Inspektorat, Kades Dorogowok Gagal Nyalon Lagi

Warga mendatangi Inspektorat. (*)
Lumajang, Motim - Sejumlah warga Desa Dorogowok Kecamatan Kunir mendatangi Kantor Inspektorat Lumajang, Senin (9/9). Mereka menanyakan permasalahan tak keluarnya surat keterangan dari Inspektorat untuk Kepala Desa Kholil.

Seperti diketahui, dengan tak keluarnya surat tersebut, akhirnya Kholil tak bisa mencalonkan diri lagi sebagai kepala desa. Karena surat keterangan bebas dari kewajiban tindaklanjut pertanggungjawaban keuangan dan kekayaan desa, adalah salahsatu syarat mendaftar Pilkades.

“Masyarakat itu menanyakan, kenapa kok tidak dikeluarkan surat keterangan itu. Saya sampaikan bahwa Inspektorat sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk mengeluarkan surat itu,” kata Inspektur Inspektorat Hanifah Dyah Eka Siwi, Selasa (10/10).

Ia menyebut SOP yang dimilik pihaknya sudah jelas. Diantaranya, jika kepala desa sudah bisa melunasi dan mengganti aset yang hilang, maka bisa dibikin surat keterangan tersebut. “Ternyata di Dowogowok ini belum,” katanya.

Bahkan kata dia, atas permasalahan ini, warga juga meminta surat keterangan khusus, agar kades yang bersangkutan bisa tetap mendaftar Pilkades. “Itu kan bukan kewenangan Inspektorat. Itu jadi kewenangan panitia. Kalau kita hanya sebagian kecil dari sekian persyaratan,” ucapnya.

Selain Desa Dorogowok, Hanifah menyebut, masih ada belasan kades di Lumajang yang belum mendapat surat keterangan itu. Namun nampaknya, yang bersangkutan memang berniat tidak mencalonkan diri lagi.

Dari informasi yang didapat Memo Timur di lapangan, salahsatu permasalahan Dorogowok sehingga kades tak mendapat surat keterangan itu, adalah mengani laporan keuangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang belum beres. (cho/fit)