Tunggu Pimpinan Definitif, Kerja DPRD Belum Maksimal

Lumajang, Motim - Pimpinan definitif DPRD Lumajang periode 2019-2024 belum ditetapkan. Nama calon pimpinan baru ditetapkan dan dikirim ke provinsi untuk disahkan. Tanpa adanya pimpinan definitif, kerja DPRD masih belum maksimal. Fungsi sebagai wakil rakyat masih belum nampak.
Rapat Paripurna penetapan calon pimpinan definitif
Rapat Paripurna penetapan calon pimpinan definitif
Untuk sementara, saat ini DPRD Lumajang yang baru, masih disibukkan dengan pembentukan perangkat-perangkat dewan. Seperti komisi, badan legislatif, badan anggaran, badan musyawarah, dan juga badan kehormatan.

Wakil Ketua Sementara DPRD Lumajang H. Bukasan menegaskan, pihaknya masih ada kekhawatiran jika melaksanakan kegiatan yang memerlukan anggaran. Karena pimpinan sementara juga tidak boleh menyetujui kegiatan yang mengeluarkan anggaran.

“Secara regulasi seperti itu. Nunggu definitif baru secara formal kita kerja politik atau kedewanan,” ucap dia, Kamis (12/9).

Calon pimpinan definitif yang baru ditetapkan dalam Rapat Paripurna, diantaranya Anang Akhmad Syaifuddin (PKB), H. Bukasan (PDIP), Oktaviani (Gerindra), dan H. Akhmat (PPP). Keempatnya merupakan dari partai pemenang.

Bukasan menambahkan, setelah nama-nama pimpinan ini disampaikan ke provinsi untuk disahkan. Namun belum ada kepastian, kapan itu disahkan. Baru setelah disahkan, selanjutnya akan dilantik.

“Minggu depan kita usahakan sudah ada pimpinan definitif,” harapnya.

Sementara Ketua Fraksi-Fraksi juga sudah diumumkan. Diantaranya Eko Adis Prayoga (PKB), Yudha (PDIP), Sugiantoko (Gerindra), Suwarno (PPP), Idris Marzuki (Demokrat), Muhammad Khusnul Muluk (PKS), Suigsan (Golkar-Hanura), dan Nur Hidayati (Nasdem-PAN).

Selanjutnya, fraksi ini bertugas untuk mengajukan nama-nama yang akan mengisi perangkat kerja di DPRD Lumajang. “Siapa yang akan diajukan di komisi dan perangkat lainnya seperti badan anggaran,” jelasnya. (fit)