Baznas Bantu Suplai Air Bersih ke Masjid di Wilayah Kekeringan

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang terus membantu suplai air bersih di wilayah kekeringan. Khususnya dilakukan di masjid dan musholah di wilayah utara yang dinilai paling parah kekeringannya. Yakni di Kecamatan Klakah dan Ranuyoso.
Baznas suplai air bersih di masjid yang berada di daerah kekeringan
Baznas suplai air bersih di masjid yang berada di daerah kekeringan
Selain di tempat ibadah, air bersih juga diberikan langsung pada masyarakat. “Sudah kita lakukan, ke masjid dan juga masyarakat yang membutuhkan air. Akan kita suplai terus,” kata Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi pada Memo Timur, Senin (28/10).

Dalam penyaluran air bersih ini, Baznas bekerjasama dengan lembaga mitra, yakni MWC NU setempat. Karena lembaga tersebut yang dianggap tahu, titik-titik mana yang dinilai paling membutuhkan air bersih.

“Titiknya yang menentukan MWC NU setempat. Ada sekitar 30 titik, masjid dan musholah juga masyarakat. Khususnya di wilayah utara di Klakah dan Ranuyoso, tapi paling banyak di Ranuyoso. Seperti di Desa Jenggrong, Tamanayu, dan Alun-alun,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam sehari suplai air bersih ke sana bisa 3 sampai 4 tangki. Tergantung kebutuhan di sana. Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga kekeringan di sana berakhir. Namun juga mempertimbangkan kekuatan anggaran yang ada di Baznas.

“Ini akan kita koordinasikan dengan kekuatan anggaran kita, jika ada maka akan kita suplai terus,” ujar H. Atok.

Ia menambahkan, ada juga pesantren yang sudah mengajukan air bersih ke Baznas. Hal itu segera direspon oleh Baznas, dan dilakukan pengiriman air bersih ke pesantren yang dimaksud. (fit)